Salak, Sinata.id – Polres Pakpak Bharat menggerebek lokasi yang diduga menjadi tempat penyalahgunaan dan transaksi narkotika di kawasan hutan lindung perbatasan Kabupaten Dairi dan Kabupaten Pakpak Bharat, Sabtu (23/5/2026).
Penggerebekan dilakukan oleh Satuan Reserse (Satres) Narkoba setelah polisi menerima laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas peredaran narkoba di jalur lintas Sidikalang–Subulussalam. Lokasi tersebut berada sekitar 50 meter dari badan jalan nasional di area hutan lindung yang tertutup dan jauh dari permukiman warga.
Operasi dipimpin langsung Kasat Reserse Narkoba Polres Pakpak Bharat, Iptu Chandra Bonaparty Sipahutar, bersama personel Satres Narkoba, Bhabinkamtibmas, serta didampingi Kepala Desa Kuta Meriah.
Kasi Humas Polres Pakpak Bharat, AKP Amron Simanullang, mengatakan tim bergerak menuju lokasi sekitar pukul 11.30 WIB untuk melakukan pemeriksaan dan penggeledahan di area yang dicurigai kerap dijadikan tempat penyalahgunaan narkotika.
Dari hasil penggerebekan, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas penggunaan narkoba. Barang bukti yang diamankan antara lain tujuh plastik klip transparan ukuran kecil dalam kondisi kosong, empat alat hisap rakitan berbahan botol air mineral, tujuh perangkat alat hisap sabu lengkap dengan pipet, serta tiga lembar karung plastik yang diduga digunakan sebagai alas dan penutup di lokasi tersebut.
“Seluruh barang bukti kemudian dibawa ke kantor Satres Narkoba Polres Pakpak Bharat guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut,” sebut AKP Amron.
Polisi menduga lokasi tersebut kerap digunakan sebagai tempat berkumpul pengguna narkotika karena berada di kawasan tertutup dan sulit dijangkau masyarakat umum.
Usai penggerebekan, aparat kepolisian juga berkoordinasi dengan pemerintah desa dan warga setempat untuk memperketat pengawasan di kawasan tersebut. Masyarakat diminta segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan terkait penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tersangka yang diamankan dalam operasi tersebut. Polisi masih melakukan pendalaman untuk mengungkap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam aktivitas peredaran narkotika di lokasi itu.
Pihak kepolisian menegaskan pemberantasan narkotika membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Informasi dari warga dinilai sangat penting untuk memutus mata rantai peredaran narkoba hingga ke wilayah terpencil. (SN8)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini