Info Market CPO
🗓 Update: Rabu, 13 Mei 2026 |18:41 WIB |Volume: 0.5K • 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • DMI • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14535 14399 (MNA) 14400 (PBI) 14750 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi transaksi DMI Persaingan harga masih cukup kompetitif antar bidder Tender LOCO PARINDU berakhir WD Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Nasional

Pengamat Sebut Jokowi Effect Tak Lagi Sakti, PSI Dinilai Hadapi Tantangan Berat

pengamat sebut jokowi effect tak lagi sakti, psi dinilai hadapi tantangan berat
Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi). (kompas)

Jakarta, Sinata.id – Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago, menilai pengaruh politik Joko Widodo atau Jokowi dalam kontestasi politik tidak lagi sekuat pada periode sebelumnya.

Menurut Pangi, perubahan sentimen publik terhadap Presiden ke-7 Republik Indonesia itu akan menjadi tantangan tersendiri bagi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), terutama menjelang Pemilu 2029.

Advertisement

Ia menilai masyarakat kini mulai lebih kritis dalam mengevaluasi hasil pemerintahan Jokowi selama 10 tahun terakhir.

“Justru hari ini orang memaki, men-downgrade, dan mencaci Jokowi di media sosial. Jadi kita lihat nanti, namanya usaha ya enggak apa-apa. Namanya keyakinan usaha, coba saja, semoga berhasil,” ujar Pangi kepada Kompas.com, Jumat (15/5/2026).

Baca Juga  DPR Sahkan UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga

Meski demikian, Pangi mengakui Jokowi masih memiliki pengaruh politik bagi PSI maupun kelompok relawan Projo. Namun, ia mengingatkan bahwa penggunaan figur Jokowi bukan jaminan meraih hasil maksimal dalam pemilihan umum.

Ia mencontohkan PSI pada Pemilu 2024 yang mengusung narasi “Jokowisme”, tetapi tetap gagal memenuhi ambang batas parlemen untuk masuk DPR.

“Karena mungkin waktu itu Jokowinya belum turun gunung. Nah, sekarang katanya Jokowi mau langsung kampanye 24 jam tanpa tidur dari Sabang sampai Merauke, menyapa dan bertemu masyarakat,” kata Pangi.

Menurutnya, ketergantungan PSI dan Projo terhadap figur Jokowi hingga saat ini masih cukup tinggi.

“Sejauh yang kita cermati, Jokowi effect dianggap lebih besar daripada efek Projo maupun PSI sendiri. Jadi ketergantungan PSI dan Projo terhadap Jokowi masih relatif tinggi,” ujarnya.

Baca Juga  Rentetan OTT, DPR Ingatkan Kepala Daerah Tidak Main Api

Sebelumnya, Jokowi menyatakan siap turun langsung membantu PSI hingga ke tingkat kecamatan demi memperkuat struktur partai di seluruh Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan Jokowi dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI di Makassar, Sabtu (31/1/2026).

“Kalau diperlukan saya harus datang, saya masih sanggup datang ke provinsi-provinsi, kabupaten/kota, bahkan sampai tingkat kecamatan,” kata Jokowi.

Ia menegaskan kekuatan partai politik terletak pada struktur organisasi yang aktif bekerja di tengah masyarakat.

Selain itu, Jokowi juga meminta seluruh kader PSI memiliki militansi dan kerja keras dalam membesarkan partai.

“Saudara-saudara bekerja keras untuk PSI, saya pun akan bekerja keras untuk PSI. Saudara bekerja mati-matian untuk PSI, saya juga akan bekerja mati-matian,” tegas Jokowi. (A02)

Baca Juga  Jusuf Kalla Blak-blakan: Saya yang Bawa Jokowi ke Jakarta hingga Jadi Presiden

 

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini