Taput, Sinata.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Utara (Taput) melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) terus melakukan pembenahan drainase dan aliran sungai di wilayah Kecamatan Tarutung sebagai langkah antisipasi banjir.
Upaya tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Bupati Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, guna menjaga kelancaran aliran air dan meminimalkan potensi genangan di kawasan permukiman warga.
Salah satu kegiatan yang tengah dilakukan adalah penggalian sedimen pada saluran drainase di Jalan DI Panjaitan, Kecamatan Tarutung. Pekerjaan tersebut telah berlangsung selama tiga hari terakhir.
Pembersihan sedimen dilakukan untuk memperlancar aliran air menuju Sungai Aek Ristop sehingga sistem drainase di kawasan tersebut dapat berfungsi optimal.
Selain pembenahan drainase, pemerintah daerah juga melakukan survei lapangan bersama Camat Tarutung, Renhard Lumbantobing, di sepanjang aliran Sungai Aek Ristop.
Dari hasil survei tersebut, ditemukan beberapa titik yang membutuhkan normalisasi agar aliran air dapat mengalir lancar menuju Aek Sigeaon.
Pemkab Taput selanjutnya mengusulkan penanganan normalisasi sungai kepada Balai Wilayah Sungai Sumatera II (BWSS II) dan Dinas Sumber Daya Air Provinsi Sumatera Utara.
Namun, karena kondisi dinilai cukup mendesak, pemerintah daerah berharap dapat melakukan intervensi sementara dengan menurunkan alat berat excavator untuk mempercepat penanganan di titik-titik yang membutuhkan.
“Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Taput dalam menjaga fungsi drainase dan sungai guna mengantisipasi banjir serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Tarutung,” kata Renhard pada Kamis (14/5/2026). (SN15)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini