Selain itu, penularan juga bisa terjadi lewat kontak langsung dengan sekresi tikus yang terkontaminasi, atau melalui gigitan tikus.
“Jadi dari kotoran tikus, air liur maupun kencingnya kalau kemudian dia kering lalu bercampur dengan partikel udara, itu bisa terhirup oleh kita,” terang Ani.
Cara Aman Bersihkan Kotoran Tikus
Ani memberikan panduan praktis yang wajib diketahui warga:
❌ Jangan menyapu atau membersihkan kotoran tikus dalam kondisi kering — partikelnya akan beterbangan di udara dan berpotensi terhirup.
✅ Semprotkan desinfektan terlebih dahulu sebelum membersihkan. Di rumah, cairan pemutih biasa sudah cukup efektif sebagai disinfektan.
✅ Pastikan sirkulasi udara di ruangan berjalan baik saat membersihkan area yang terdapat kotoran tikus.
✅ Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir setelahnya.
“Tetap melakukan protokol pola hidup bersih, cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, karena itu adalah kunci untuk mencegah masuknya virus ke tubuh kita,” pungkas Ani.
Dengan enam suspek yang masih dalam pemantauan dan sistem sentinel yang kini aktif di berbagai RSUD, warga Jakarta — terutama yang tinggal di lingkungan dengan populasi tikus tinggi — diminta tidak lengah. Hantavirus bukan ancaman baru, tapi cara penularannya yang senyap menjadikannya tetap berbahaya jika kewaspadaan kendur. (A08)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini