Info Market CPO
🗓 Update: Selasa, 5 Mei 2026 |14:54 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • LOCO NGABANG • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15260 14693 14800 15275 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
15075 14693 14700 15175 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • Segmen LOCO masih dalam tekanan harga
  • Belum ada transaksi pada beberapa titik lokasi
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
News

Viral Bandeng Presto Menu MBG Berisi Belatung, SPPG Ponorogo Akui Ada Kelalaian di Dapur

viral bandeng presto menu mbg berisi belatung, sppg ponorogo akui ada kelalaian di dapur
Screenshot. (Ist)

Ponorogo, Sinata.id — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi perbincangan setelah video yang memperlihatkan menu bandeng presto berisi belatung viral di media sosial. Makanan tersebut diketahui berasal dari paket MBG yang dibagikan kepada siswa di wilayah Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.

Dalam rekaman yang beredar luas, terlihat bandeng presto yang masih berada di dalam kemasan diduga mengandung belatung hidup. Video tersebut langsung memicu reaksi publik dan menimbulkan pertanyaan soal pengawasan keamanan pangan dalam program tersebut.

Advertisement

Baca Juga: Viral Roti Program MBG Berisi Belatung di Jepara, Orang Tua Siswa PAUD Panik Saat Cek Bekal Anak

Setelah video tersebut viral, pihak pengelola dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cahaya Ngrayun akhirnya memberikan klarifikasi resmi.

Baca Juga  Viral Adu Tegur dengan Jurnalis Inggris Saat Amankan Presiden Prabowo, Paspampres Buka Suara

Pengelola Dapur Minta Maaf

SPPG Cahaya Ngrayun mengakui adanya kelalaian dalam proses penanganan makanan yang berujung pada temuan belatung di menu MBG tersebut.

Dalam pernyataannya, pengelola dapur juga menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat atas insiden yang terjadi.

Mereka menjelaskan bahwa menu bandeng presto yang dibagikan kepada siswa tidak dimasak langsung di dapur SPPG. Produk tersebut dibeli dari pihak pemasok yang bekerja sama dengan mereka.

“Kami membeli bandeng presto dari supplier dan packing dengan vakum di dapur,” ujar pihak SPPG dalam keterangan resminya, dikutip Minggu (8/3/2026).

Dikemas Ulang di Dapur SPPG

Menurut penjelasan pihak pengelola, bandeng presto yang berasal dari supplier kemudian dikemas ulang menggunakan metode vakum di dapur SPPG sebelum didistribusikan ke sekolah-sekolah.

Baca Juga  Kisah Viral TikTok “Sampai Titik Terakhirmu” Picu Ledakan Emosi Sejak Resmi Tayang di Bioskop

Menu tersebut merupakan bandeng presto tulang lunak, yang secara alami memiliki tekstur lembek dan aroma khas ikan bandeng.

Meski demikian, pihak SPPG menyatakan proses pengemasan dan distribusi sebenarnya telah mengikuti prosedur keamanan pangan yang berlaku.

Namun mereka tetap mengakui adanya kekeliruan dalam proses penanganan makanan yang menyebabkan kejadian tersebut.

Janji Ganti Menu MBG

Sebagai langkah tanggung jawab, pihak SPPG memastikan akan mengganti menu MBG yang bermasalah tersebut.

Penggantian makanan disebut akan dilakukan pada distribusi berikutnya, sementara biaya penggantian ditanggung oleh pihak mitra penyedia makanan.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan siswa tetap menerima menu program MBG tanpa terganggu oleh insiden tersebut. [a46]

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini