Info Market CPO
🗓 Update: Selasa, 5 Mei 2026 |14:54 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • LOCO NGABANG • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15260 14693 14800 15275 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
15075 14693 14700 15175 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • Segmen LOCO masih dalam tekanan harga
  • Belum ada transaksi pada beberapa titik lokasi
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
NewsPematangsiantar

Ucapan Wabup Deli Serdang Dianggap Memecah Umat, Al Washliyah Bereaksi Keras

ucapan wabup deli serdang dianggap memecah umat, al washliyah bereaksi keras
M Ishak Hutasuhut. ist

Pematangsiantar, Sinata.id – Gelombang protes datang dari Pengurus Daerah Al Jam’iyatul Washliyah Kota Pematangsiantar, usai Wabup Deli Serdang Lomlom Suwondo menyebut Kabupaten Deli Serdang sebagai “Kabupaten Nahdliyin”. Organisasi umat Muslim tersebut menilai pernyataan itu berpotensi merusak persatuan antar umat.

Ketua PD Al Jam’iyatul Washliyah Kota Pematangsiantar, M Ishak Hutasuhut mengecam pernyataan Wabup yang dilontarkan saat menghadapi aksi unjuk rasa dari massa Al Washliyah di halaman Kantor Bupati Deli Serdang, Senin (26/5/2025).

Advertisement

Menurut Ishak, pernyataan tersebut tidak mencerminkan sikap arif yang seharusnya dimiliki seorang kepala daerah. Ia menilai bahwa ucapan Wakil Bupati justru memperkeruh suasana dan berpotensi memecah belah umat.

“Lomlom Suwondo selaku Wakil Bupati sangat tidak layak menyatakan Deli Serdang sebagai kabupaten Nahdliyin. Pernyataannya di hadapan massa aksi Al Washliyah justru dapat memprovokasi dan menimbulkan ketegangan antar-ormas,” ujar Ishak dihubungi Sinata.id, Selasa (27/5/2025).

Baca Juga  Isu Pencopotan Sekda Pematangsiantar Menguat, Seleksi Jabatan Eselon II Terancam Batal

Dirinya menyayangkan sikap Lomlom yang dianggap tidak menjaga netralitas sebagai pejabat publik. Ia menyebut bahwa Wakil Bupati telah menunjukkan sikap yang bisa membenturkan dua ormas Islam besar di Indonesia—Nahdlatul Ulama dan Al Washliyah—yang sejatinya lahir sebelum kemerdekaan Republik Indonesia.

Sebagai salah satu inisiator pemersatu tiga ormas Islam besar di Pematangsiantar, yakni Al Washliyah, Muhammadiyah, dan Nahdlatul Ulama, Ishak menyatakan bahwa pihaknya merasa prihatin dan sedih atas pernyataan yang dikeluarkan oleh pejabat daerah tersebut.

“Doa kita bersama agar para tokoh di Sumatera Utara tidak terpancing oleh pernyataan Wakil Bupati yang bisa memecah belah persatuan umat,” tegasnya.

Ia juga berharap agar Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Dalam Negeri segera melakukan evaluasi terhadap pejabat terkait, karena dinilai telah merusak tatanan persatuan nasional. (*)

Baca Juga  Pasar Murah Ramadhan di Pematangsiantar Mulai 24 Februari 2026, Sasar 8 Kecamatan

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini