Pematangsiantar, Sinata.id – Dinamika birokrasi di Kota Pematangsiantar kembali memanas.
Isu pencopotan Sekretaris Daerah (Sekda) Junaedi Antonius Sitanggang oleh Wali Kota Wesly Silalahi dikabarkan menguat dalam beberapa hari terakhir.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, pergantian jabatan tersebut disebut-sebut akan dilakukan dalam waktu dekat, yakni pekan ini atau paling lambat pekan depan. Namun, hingga Rabu (29/4/2026), belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kota Pematangsiantar terkait kabar tersebut.
Sumber yang beredar bahkan menyebut pencopotan itu dilakukan dalam kondisi “terpaksa”. Meski demikian, kebenaran informasi tersebut masih menunggu konfirmasi resmi dari pihak terkait.
Isu ini turut berdampak pada proses seleksi delapan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) di lingkungan Pemko Pematangsiantar yang saat ini sedang berlangsung. Jika pergantian Sekda benar terjadi, tahapan seleksi tersebut berpotensi dihentikan atau dibatalkan.
Perbincangan terkait isu ini juga ramai di media sosial. Salah satunya terlihat dalam unggahan akun Facebook Samsudin Harahap yang memicu beragam tanggapan dari warganet.
Sebagian warganet menyampaikan dukungan terhadap langkah tegas pemerintah jika memang ditemukan pelanggaran. Namun, tidak sedikit pula yang melontarkan sindiran terkait dugaan kepentingan tertentu di balik isu tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, Sekda Junaedi belum memberikan tanggapan. Upaya konfirmasi melalui pesan WhatsApp juga belum mendapat respons.
Situasi ini memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat, terutama terkait transparansi dan arah kebijakan birokrasi di Kota Pematangsiantar. Publik kini menantikan klarifikasi resmi dari pemerintah guna memastikan kebenaran informasi yang beredar. (SN10)









Jadilah yang pertama berkomentar di sini