Sinata.id – Upaya pencarian korban longsor di Kota Sibolga memasuki fase krusial setelah tim gabungan Polri mengidentifikasi satu titik kuat yang diduga menjadi lokasi korban tertimbun, menyusul respons berulang anjing pelacak K-9 saat penyisiran di area terdampak bencana.
Harapan mulai menguat di tengah proses pencarian korban longsor di Kota Sibolga.
Tim gabungan Polri akhirnya menemukan titik yang diduga kuat menjadi lokasi korban tertimbun material longsor, setelah anjing pelacak K-9 menunjukkan respons berulang di area pencarian.
Perkembangan krusial itu terjadi dalam operasi pencarian yang dimulai pada Selasa (9/12/2025).
Unit Polsatwa K-9 Direktorat Samapta Polda Sumatera Utara bersama personel BKO SAR Dit Polsatwa Baharkam Polri menyisir kawasan terdampak longsor sejak pagi hari, dengan fokus pada titik-titik berisiko tinggi.
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menyampaikan bahwa identifikasi awal ini menjadi langkah penting dalam mempersempit area pencarian korban.
“Respons kuat dari K-9 menjadi indikator awal yang sangat berarti. Titik ini akan kami jadikan prioritas dalam proses evakuasi lanjutan,” ujar Ferry, Rabu (17/12/2025).
Baca Juga: Mualem Bantah Ajukan Permintaan Bantuan PBB: “Saya Tidak Tahu Soal Itu”
Operasi dimulai sejak pukul 06.30 WIB dengan persiapan satwa pelacak.
Empat anjing K-9 spesialis SAR, Dassa, Rubin, Ari, dan Walet, diturunkan untuk menembus medan longsor yang dipenuhi lumpur dan material berat.
Sekitar pukul 08.00 WIB, tim bergerak menuju lokasi di belakang Masjid Budi Sehati, Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Pancuran Gerobak, Kota Sibolga.
Area tersebut selama ini diduga menjadi titik longsoran terdalam yang berpotensi menimbun korban.
Hasil signifikan muncul sekitar pukul 09.30 WIB. Tiga anjing pelacak, yakni Dassa, Walet, dan Ari, menunjukkan reaksi intens di satu titik yang sama.
Temuan itu segera dilaporkan kepada Basarnas dan Detasemen Perintis Mabes Polri untuk dilakukan pendalaman dan persiapan penggalian.
Untuk memastikan keakuratan deteksi, pelacakan kembali dilanjutkan pada pukul 13.00 WIB.
Baca Juga: Dampak Bencana Meluas, Lebih Dari 128 Ribu Rumah di Sumut-Aceh Rusak Akibat Banjir Bandang
Respons serupa kembali muncul di titik tersebut, memperkuat dugaan bahwa lokasi itu merupakan tempat korban tertimbun.
Menjelang sore hari, tim SAR gabungan melakukan konsolidasi guna menyusun strategi lanjutan.
Fokus operasi kini diarahkan sepenuhnya pada titik yang telah teridentifikasi, dengan tetap memperhatikan faktor keselamatan personel di lapangan.
Kombes Pol Ferry menegaskan bahwa proses evakuasi akan dilakukan secara terukur dan terkoordinasi.
“Titik yang telah teridentifikasi akan menjadi pusat perhatian operasi berikutnya. Kami memastikan setiap langkah dilakukan dengan perhitungan matang agar evakuasi berjalan cepat, tepat, dan aman,” tegasnya.
Dengan mengerucutnya lokasi pencarian, diharapkan proses evakuasi korban longsor di Sibolga dapat segera membuahkan hasil.
Aparat memastikan operasi SAR akan terus dilanjutkan hingga seluruh korban berhasil ditemukan dan dievakuasi. [dfb]










Jadilah yang pertama berkomentar di sini