Info Market CPO
🗓 Update: Rabu, 13 Mei 2026 |18:41 WIB |Volume: 0.5K • 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • DMI • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14535 14399 (MNA) 14400 (PBI) 14750 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi transaksi DMI Persaingan harga masih cukup kompetitif antar bidder Tender LOCO PARINDU berakhir WD Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
News

Tentara Penembak Prajurit TNI hingga Tewas di Palembang Jadi Tersangka 

prajurit tni
Ilustrasi penembakan. (Foto: pexels)

Tersangka Ditetapkan, Senjata Rakitan Ditemukan

Bergerak cepat, Pomdam II Sriwijaya menetapkan Sertu MRR sebagai tersangka dalam waktu kurang dari 24 jam setelah kejadian.

Kapendam II Sriwijaya Letkol Inf Yordania memastikan proses hukum berjalan profesional dan transparan.

Advertisement

“Kurang dari 24 jam, Pomdam II Sriwijaya telah menaikkan kasus ini ke tahap penyidikan. Sertu MRR selaku pelaku penembakan ditetapkan sebagai tersangka,” tegas Yordania, Minggu (17/5/2026) dilansir dari Liputan6.

Proses penyelidikan intensif dilakukan oleh Denpom II/4 Palembang, meliputi olah TKP, pemeriksaan 21 saksi, pengamanan rekaman CCTV, hingga koordinasi dengan rumah sakit untuk proses autopsi.

Temuan mengejutkan muncul dari hasil penyidikan: senjata yang digunakan pelaku ternyata bukan senjata dinas, melainkan senjata api rakitan jenis korek api.

“Senpira jenis korek api jadi alat bukti, untuk kepemilikan perlu pendalaman,” ujar Yordania.

Penyidik kini masih mendalami asal-usul dan kepemilikan senjata rakitan tersebut — pertanyaan besar yang belum terjawab: dari mana seorang prajurit aktif mendapatkan senjata ilegal itu?

Berkas Segera Dilimpahkan ke Otmil

Berkas perkara Sertu MRR dipastikan segera dilimpahkan ke Oditurat Militer (Otmil) I-05 Palembang untuk proses hukum selanjutnya.

Kodam II Sriwijaya menegaskan komitmennya untuk mengusut kasus ini hingga tuntas.

“Kita ungkap perkara ini secara profesional, kita ungkap semuanya,” pungkas Yordania. (A08)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini