Info Market CPO
🗓 Update: Rabu, 13 Mei 2026 |18:41 WIB |Volume: 0.5K • 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • DMI • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14535 14399 (MNA) 14400 (PBI) 14750 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi transaksi DMI Persaingan harga masih cukup kompetitif antar bidder Tender LOCO PARINDU berakhir WD Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Religi

Suami Imam, Isteri Penolong, Anak Pusaka

suami imam, isteri penolong, anak pusaka
Pdt. Mus. EV. Daniel Pardede, SH, MH

Oleh: Pdt Mis.Ev.Daniel Pardede, SH, MH

Mazmur 127:3
“Sesungguhnya anak-anak lelaki adalah milik pusaka dari TUHAN, dan buah kandungan adalah suatu upah.”

Advertisement

Saudaraku yang dikasihi Tuhan, ayat ini sering saya sampaikan kepada kedua mempelai saat pemberkatan pernikahan. Bahkan saya ingatkan juga kepada orangtua pengantin, sebab firman ini mengandung makna yang sangat penting bagi keluarga.

Pertama , kedua mempelai bisa berdiri di pelaminan karena Tuhan memberi upah berupa anak kepada orangtua mereka. Anak bukan hadir karena kebetulan, tetapi karena kasih karunia Tuhan.

Kedua , seperti orangtua dahulu menerima upah dari Tuhan, demikian juga kelak kedua mempelai akan menerima berkat dan upah dari Tuhan apabila hidup dan bekerja di dalam Dia.

Baca Juga  Dunia Butuh Bapa: Refleksi Ibrani 12:4–11 tentang Disiplin Tuhan dan Pertumbuhan Rohani

Ketiga , firman ini menegaskan bahwa anak lelaki adalah pusaka Tuhan. Dalam keluarga, suami adalah imam dan kepala rumah tangga. Karena itu, isteri dipanggil untuk tunduk dan menghormati suaminya (Efesus 5:22-24).

Keempat , meski demikian, suami dipanggil untuk mengasihi isterinya. Wanita adalah penolong yang diambil dari tulang rusuk laki-laki, supaya keduanya menjadi satu tubuh yang utuh di hadapan Allah (Kejadian 2:21-23) . Maka firman berkata: “Demikian juga suami harus mengasihi isterinya sama seperti tubuhnya sendiri” (Efesus 5:28).

Relevansi Firman Ini dengan Kehidupan Saat Ini

1. Anak adalah berkat, bukan beban.
Banyak orang di zaman modern melihat anak dari sisi ekonomi, padahal firman mengingatkan bahwa anak adalah pusaka dan upah dari Tuhan.

Baca Juga  Takut akan Tuhan, Kunci Keberhasilan dan Keselamatan Hidup

2. Peran keluarga sangat penting.
Di tengah tantangan zaman—narkoba, pergaulan bebas, dan pengaruh negatif teknologi—keluarga harus menjadi benteng iman.

3. Kesetaraan dalam kasih.
Suami memang kepala keluarga, tetapi ia harus memimpin dengan kasih. Isteri mendukung suami, dan keduanya berjalan bersama sebagai satu tubuh.

Bagaimana Melaksanakan Firman Ini
* Doa bersama setiap hari. Membawa keluarga dalam doa, firman, dan penyembahan.
* Suami sebagai imam keluarga. Memberi teladan iman, bukan hanya mencari nafkah.
* Isteri sebagai penolong. Menjaga rumah tangga dengan kasih dan kelembutan.

Mendidik anak dalam firman. Menanamkan nilai takut akan Tuhan sejak dini (Amsal 22:6).

Hidup dalam kasih Kristus. Belajar mengampuni, mengasihi, dan saling menopang.

Baca Juga  Kasih Tidak Sombong: Refleksi Iman Kristen dari Kisah Daud dan Goliat

Firman ini mengingatkan kita bahwa keluarga adalah milik pusaka dari Tuhan. Bila kita menjadikan Kristus sebagai pusat rumah tangga, maka suami menjadiDaniel Pardede imam yang setia, isteri menjadi penolong yang sepadan, dan anak-anak akan bertumbuh sebagai generasi yang takut akan Tuhan.

“Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN.” (Yosua 24:15)
Amen. (A27)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini