Info Market CPO
🗓 Update: Selasa, 5 Mei 2026 |14:54 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • LOCO NGABANG • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15260 14693 14800 15275 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
15075 14693 14700 15175 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • Segmen LOCO masih dalam tekanan harga
  • Belum ada transaksi pada beberapa titik lokasi
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Dunia

Spanyol Laporkan Dugaan Penularan Flu Babi Antarmanusia ke WHO

spanyol laporkan dugaan penularan flu babi antarmanusia ke who
Spanyol

Madrid, Spanyol – Otoritas kesehatan Catalonia, Spanyol, melaporkan dugaan kasus penularan virus flu babi varian A(H1N1)v dari manusia ke manusia kepada Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Jumat (27/2/2026). Kasus ini tengah dipantau secara ketat oleh pemerintah setempat, namun penilaian risiko bagi populasi umum dinilai masih sangat rendah.

Pasien yang terinfeksi, menurut keterangan Departemen Kesehatan Catalonia, tidak menunjukkan gejala pernapasan khas flu pada umumnya dan kini telah pulih sepenuhnya. Investigasi terhadap kontak erat pasien menunjukkan virus belum menular kembali.

Advertisement

Laporan awal media lokal El País menyebut pasien tidak memiliki riwayat kontak dengan babi atau lingkungan peternakan, sehingga dugaan penularan antarmanusia menjadi perhatian para ahli epidemiologi.

Baca Juga  Kantor Netanyahu Bantah Rumor PM Israel Hilang atau Tewas, Sebut Hoaks

Baca: http://Serangan Israel ke Iran Picu Perang Proksi, Hezbollah dan Hamas Siaga

Kondisi ini menimbulkan kewaspadaan karena virus flu babi memiliki potensi pandemi apabila terjadi rekombinasi dengan virus influenza manusia, terutama jika seekor babi terinfeksi dua jenis virus sekaligus sehingga terjadi pertukaran materi genetik.

Kasus serupa sebelumnya terjadi di Belanda pada 2023, di mana seorang dewasa terinfeksi flu babi A(H1N1)v tanpa paparan pekerjaan dengan hewan ternak. Flu babi sendiri pernah menjadi pandemi global pada 2009, menginfeksi jutaan orang di seluruh dunia, akibat kombinasi genetik dari virus influenza yang beredar pada babi, unggas, dan manusia.

Otoritas kesehatan Spanyol menegaskan situasi saat ini masih terkendali dan risiko bagi masyarakat umum rendah. Pemerintah Catalonia terus berkoordinasi dengan WHO untuk pemantauan lebih lanjut dan memastikan langkah pencegahan yang tepat. Hingga kini, WHO belum mengeluarkan tanggapan resmi terkait laporan tersebut. (A58)

Baca Juga  Laporan Ungkap Ribuan Warga Inggris, AS, dan Prancis Bertugas di Militer Israel

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini