Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 04 Juni 2026 |17:08 WIB |Volume: 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.5K DMI • BLW • FOB TDUKU • FRC TBAYUR • FRC PLMBG • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
MERANTI7 N4 (MERANTI7)
Vol: 0.5K · DMI
15025 (AGM) 15010 (IBP) 14921 (EUP) 15075 AGM ACC
N4 N4 (N4)
Vol: 0.5K · BLW
15025 (ARM) 15010 (MM) 14951 (EOP) 15075 ARM ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
14825 (AGM) 14785 (MM) 14736 (PRISCOLIN) 14875 AGM ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FRC TBAYUR
14880 (WIRA) 14759 (WNI) 8000 (PRCW) 14945 WIRA ACC
N7 N4 (N7)
Vol: 0.5K · FRC PLMBG
14875 (AGM) 14860 (MM) 14771 (PRISCOLIN) 14925 AGM ACC
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Tender PTPN didominasi transaksi ACC dengan persaingan harga yang cukup ketat antar bidder. AGM memenangkan tender DMI, FOB TDUKU, dan FRC PLMBG, sementara ARM unggul di BLW dan WIRA memenangkan tender FRC TBAYUR. Tender LOCO LUWU belum terdapat bidder.
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Ekonomi & Bisnis

Ekonomi RI Tumbuh 5,61%, Menkeu Purbaya Pastikan Fiskal Kuat dan Rupiah Menguat

ekonomi ri tumbuh 5,61%, menkeu purbaya pastikan fiskal kuat dan rupiah menguat
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (instagram@menkeuri)

Jakarta, Sinata.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan perekonomian Indonesia menunjukkan akselerasi yang cukup kuat. Hal ini tercermin dari pertumbuhan ekonomi yang mencapai 5,61 persen.

Menurut Purbaya, capaian tersebut meningkat dibandingkan periode sebelumnya yang berada di kisaran 5 persen. Ia menyebut tren ini menjadi sinyal positif bagi pemulihan ekonomi nasional.

Advertisement

“Dulu 5,39 persen, sekarang 5,61 persen. Ini menunjukkan ekonomi kita sedang mengalami akselerasi,” ujar Purbaya usai rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (5/5/2026) malam.

Purbaya juga menyampaikan pesan Presiden terkait kondisi keuangan negara. Ia menegaskan kapasitas fiskal pemerintah dalam kondisi kuat sehingga masyarakat tidak perlu khawatir.

Baca Juga   Harga Minyak Dunia Naik, Ketegangan Timur Tengah Jadi Pemicu

“Presiden meminta saya menyampaikan bahwa kondisi keuangan negara cukup kuat, sehingga masyarakat tidak perlu merasa cemas,” katanya.

Untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, pemerintah menyiapkan sejumlah langkah strategis, salah satunya melalui diversifikasi sumber pembiayaan.

Pemerintah berencana menerbitkan obligasi dalam bentuk Panda bonds di China dengan tingkat bunga yang lebih kompetitif. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap dolar Amerika Serikat.

“Dengan penerbitan Panda bonds, diversifikasi pembiayaan akan semakin baik dan ketergantungan terhadap dolar bisa ditekan,” jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menilai nilai tukar rupiah saat ini berada dalam kondisi undervalued. Meski demikian, ia optimistis rupiah akan kembali stabil dan menguat.

Baca Juga  Liswati Wesly Silalahi Kunjungi 5 UMKM Pematangsiantar, Dorong Produktivitas dan Permodalan

“Fundamental ekonomi Indonesia sangat kuat, mulai dari pertumbuhan yang tinggi, inflasi yang rendah, hingga cadangan devisa yang memadai. Ini menjadi dasar bahwa rupiah ke depan akan stabil dan cenderung menguat,” ujar Perry.

Ia menambahkan, berbagai indikator ekonomi menunjukkan kondisi yang solid, termasuk pertumbuhan kredit yang tetap tinggi dan stabilitas makroekonomi yang terjaga.

Dengan berbagai indikator tersebut, pemerintah dan otoritas moneter optimistis prospek ekonomi Indonesia ke depan tetap positif. (A02)

 

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini