Jakarta, Sinata.id – Perusahaan antariksa SpaceX milik Elon Musk resmi mengungkap rencana melantai di bursa saham Amerika Serikat melalui Initial Public Offering (IPO).
Langkah tersebut memungkinkan publik membeli saham SpaceX untuk pertama kalinya di pasar modal AS.
IPO ini diperkirakan menjadi salah satu yang terbesar dalam sejarah Wall Street dan disebut dapat dimulai bulan depan dengan kode saham SPCX.
SpaceX dikenal sebagai perusahaan pembuat roket dan operator layanan internet satelit Starlink. Perusahaan itu juga menaungi bisnis kecerdasan buatan xAI milik Musk.
Dengan valuasi perusahaan mencapai US$1,25 triliun, IPO ini berpotensi membuat Elon Musk menjadi triliuner pertama di dunia.
Musk yang merupakan pemegang saham mayoritas diperkirakan memiliki kepemilikan senilai lebih dari US$600 miliar.
Saat ini Musk sudah menyandang status orang terkaya dunia. Tahun lalu, bos Tesla itu menjadi manusia pertama dengan kekayaan bersih menembus US$500 miliar.
Dokumen IPO juga mengungkap kondisi keuangan SpaceX. Pada tahun lalu, perusahaan mencatat pendapatan sebesar US$18,6 miliar, namun masih mengalami kerugian bersih US$4,9 miliar.
Sementara pada kuartal pertama tahun ini, SpaceX membukukan penjualan US$4,7 miliar dengan kerugian bersih mencapai US$4,3 miliar.
Neraca perusahaan menunjukkan SpaceX memiliki aset sebesar US$102 miliar, termasuk roket dan berbagai peralatan teknologi, tetapi juga menanggung utang hingga US$60,5 miliar.
Managing Partner Citrine Venture Partners, Ruth Foxe-Blader, menilai kondisi rugi tersebut masih wajar bagi perusahaan teknologi besar yang sedang melakukan ekspansi masif.
“SpaceX adalah proyek yang sangat besar dengan banyak potensi masa depan,” ujarnya dipetik dari BBC, Kamis (21/5/2026).
Selain data keuangan, dokumen IPO juga mengungkap berbagai persoalan hukum yang sedang dihadapi perusahaan. SpaceX memperkirakan biaya hukum lebih dari setengah miliar dolar AS akibat sejumlah gugatan.
Beberapa kasus terkait chatbot Grok milik xAI, yang dituding digunakan untuk membuat deepfake seksual terhadap perempuan dan anak perempuan.










Jadilah yang pertama berkomentar di sini