Sorotan juga datang dari Sekretaris Daerah Kalimantan Barat, Harisson.
Ia menilai jawaban peserta SMAN 1 Pontianak secara substansi benar dan meminta adanya rasa keadilan bagi siswa yang merasa dirugikan dalam perlombaan tersebut.
“Jangan biarkan rasa ketidakadilan itu membekas di diri mereka,” ujar Harisson dilansir Selasa (12/5/2026).
Di media sosial X, topik ini ramai diperbincangkan karena dinilai bukan sekadar soal lomba cerdas cermat.
Tetapi juga menyangkut objektivitas penilaian dan sikap terhadap keberanian siswa dalam menyampaikan protes secara santun.
Sejumlah warganet bahkan memuji keberanian siswi SMAN 1 Pontianak yang tetap tenang dan tegas mempertanyakan keputusan juri di hadapan publik. (A08)
1 2










Jadilah yang pertama berkomentar di sini