KYIV, Sinata.id – Rusia melancarkan serangan udara besar-besaran ke sejumlah kota di Ukraina pada Selasa (2/6/2026) dini hari.
Sedikitnya sembilan orang dilaporkan tewas dan puluhan lainnya mengalami luka-luka akibat serangan yang menghantam ibu kota Kyiv dan Kota Dnipro.
Di Dnipro, sedikitnya lima orang tewas dan 25 lainnya terluka setelah serangan menghantam wilayah tersebut pada malam hari.
Sementara di Kyiv, empat orang dilaporkan meninggal dunia dan sedikitnya 51 orang mengalami luka-luka, dengan 35 korban harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Wali Kota Kyiv, Vitali Klitschko, mengatakan dua gedung apartemen bertingkat menjadi sasaran serangan.
Tim penyelamat masih berupaya mencari kemungkinan korban yang terjebak di bawah reruntuhan bangunan.
“Masih ada kemungkinan orang-orang terjebak di bawah puing-puing,” kata Klitschko dikutip dari BBC.
Pemerintah kota juga mengimbau warga untuk tetap berada di tempat perlindungan karena ancaman serangan lanjutan masih tinggi.
Kepala Administrasi Militer Kota Kyiv, Tymur Tkachenko, menyebut Rusia menggunakan rudal balistik dalam serangan tersebut.
“Musuh menyerang menggunakan rudal balistik,” ujarnya.
Serangan memicu kebakaran di sejumlah lokasi, termasuk dekat stasiun pengisian bahan bakar, area konstruksi, kompleks apartemen, serta beberapa rumah warga. Gangguan listrik juga dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan ibu kota.
Selain Kyiv dan Dnipro, serangan juga dilaporkan menghantam fasilitas industri di wilayah Zaporizhzhia.










Jadilah yang pertama berkomentar di sini