Sebelum serangan terjadi, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy telah memperingatkan adanya potensi serangan besar dari Rusia.
Dalam pidato malamnya pada Senin (1/6/2026), Zelensky meminta masyarakat memberikan perhatian khusus terhadap peringatan serangan udara.
“Peringatan intelijen mengenai serangan Rusia masih berlaku. Serangan besar sangat mungkin terjadi dan mereka telah mempersiapkannya,” ujar Zelensky.
Serangan terbaru ini terjadi setelah Moskow pekan lalu mengancam akan melancarkan serangan sistematis terhadap Ukraina sebagai respons atas serangan drone yang menghantam asrama di wilayah Luhansk yang diduduki Rusia.
Serangan tersebut diklaim menewaskan 21 orang.
Rusia sebelumnya juga menyatakan akan menargetkan fasilitas militer dan pusat pengambilan keputusan di Kyiv serta memperingatkan warga asing agar meninggalkan ibu kota Ukraina.
Sementara itu, di wilayah Rusia, pusat tanggap darurat Krasnodar Krai melaporkan kebakaran di Kilang Minyak Ilsky setelah mendapat serangan drone. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Hingga Selasa pagi, peringatan serangan udara masih diberlakukan di sebagian besar wilayah Ukraina.
Asap tebal terlihat membumbung di sejumlah kawasan Kyiv, sementara tim penyelamat terus melakukan evakuasi dan pencarian korban. (A08)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini