Info Market CPO
🗓 Update: Senin, 4 Mei 2026 |15:05 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • FOB TDUKU • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO NGABANG • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15400 15297 (PAA) 15300 (AGM) 15415 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15400 15297 (PAA) 15300 (AGM) 15145 EUP ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
15198 (PRISCOLIN) 15097 (PAA) 15100 (AGM) 15215 PRISCOLIN ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14875 14589 (MNA) 14700 (PBI) 15065 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
14850 14589 (MNA) 14600 (PBI) 14965 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15035 14589 (MNA) 14700 (PBI) 15065 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • PRISCOLIN unggul pada FOB TDUKU
  • Segmen LOCO masih cenderung melemah dan belum merata
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
News

Rumah Disulap Jadi Gudang Sabu, Anak Jadi Kurir dan Ibu Pemasok

seorang anak remaja ditangkap saat mengantarkan sabu, ternyata dikendalikan oleh ibunya sendiri. rumah mereka disulap jadi gudang sabu.
Seorang anak remaja ditangkap saat mengantarkan sabu, ternyata dikendalikan oleh ibunya sendiri. Sang ayah sudah lebih dulu dipenjara karena kasus serupa. (Ist)

Sinata.id – Sebuah kisah kelam muncul dari Kabupaten Jember, Jawa Timur. Di balik tembok rumah sederhana di Kecamatan Ledokombo, terbongkar fakta mencengangkan, satu keluarga terdiri dari ayah, ibu, dan anak ternyata kompak menjadi pengedar sabu. Kasus ini diungkap Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Jember, Kamis malam (10/10/2025).

Penangkapan bermula dari seorang remaja berinisial AD (17 tahun), yang masih duduk di bangku sekolah. Ia ditangkap sekitar pukul 19.30 WIB saat hendak mengantarkan paket sabu kepada temannya. Dari tangannya, polisi menemukan barang bukti 1,58 gram sabu siap edar.

Advertisement

Kasatresnarkoba Polres Jember, Iptu Naufal Muttaqin, memastikan proses penangkapan berjalan sesuai prosedur perlindungan anak.

Baca Juga  Konten Shandy Logay Meledak di Media Sosial, Netizen Geram: “Ini Bukan Hiburan!”

“AD kami periksa dengan pendampingan petugas Balai Pemasyarakatan. Dari hasil pemeriksaan, sabu yang dibawa ternyata berasal dari ibunya sendiri,” ungkap Naufal, Jumat (10/10/2025).

Baca Juga: Pernah Berteman dengan “Om Jin”, Sahrul Gunawan Kini Raup Rp40 Juta per Hari

Ibu Jadi Pemasok, Rumah Disulap Jadi Gudang Sabu

Tak menunggu lama, petugas langsung bergerak menuju rumah sang ibu, H (40 tahun), yang juga tinggal di kawasan Ledokombo. Saat penggeledahan dilakukan, polisi menemukan 173,7 gram sabu yang disembunyikan di dalam rumah. H pun ditangkap tanpa perlawanan.

Lebih mengejutkan lagi, hasil penyelidikan mengungkap bahwa suami H, M, bukan orang baru dalam kasus narkoba. Ia sudah lebih dulu ditangkap pada April 2025 dan telah divonis bersalah oleh pengadilan pada September 2025.

Baca Juga  Dari Bising ke Berbahaya, De Tonga Akhirnya “Dibisukan” Aparat

Dengan begitu, satu keluarga lengkap, ayah, ibu, dan anak, resmi menjadi bagian dari jaringan peredaran sabu di Jember.

Baca Juga: Luka Hati Berujung Tembakan, Pria Mojokerto Nyaris Bunuh Mantan Mertua 93 Tahun

Dikirim Lewat Ekspedisi, Polisi Buru Bandar Besar

Dari pemeriksaan, polisi menemukan fakta bahwa H sudah dua kali menjual sabu yang dikirim melalui jasa ekspedisi. Barang haram itu dikirim oleh seseorang bernama Abba, yang kini sedang dalam pengejaran aparat. Jaringan ini diduga cukup rapi dan melibatkan sejumlah pihak di luar kota.

“Kasus ini menjadi perhatian serius karena melibatkan satu keluarga utuh dalam bisnis narkoba. Kami akan terus memburu dan menindak tegas semua yang terlibat sampai ke akar-akarnya,” tegas Iptu Naufal.

Baca Juga  Polda Sumut Amankan 255 Kg Ganja dan Dua Kurir di Jalur Karo

Kini, ketiganya harus menanggung konsekuensi hukum atas perbuatan mereka. Polisi memastikan proses penyidikan akan berlanjut, termasuk menelusuri jalur distribusi dan sumber pengiriman sabu dari luar daerah. [zainal/a46/indozone]

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini