Komandan Pasukan Sistem Nirawak Ukraina, Robert Brovdi mengatakan kompleks seluas 2.484 meter persegi itu digunakan sebagai pusat komando sekaligus penyimpanan drone dan bahan peledak.
Selain itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky juga mengklaim pasukannya menyerang markas dinas keamanan Rusia serta sistem pertahanan udara di wilayah Kherson yang diduduki Rusia.
Zelensky menyebut hampir 100 personel Rusia tewas maupun terluka dalam serangan tersebut, meski klaim itu belum dapat diverifikasi secara independen.
Pada Sabtu (23/5/2026), Zelensky kembali menyatakan bahwa dinas keamanan Ukraina berhasil menyerang salah satu fasilitas industri militer penting Rusia yang berada sekitar 1.700 kilometer di dalam wilayah Rusia.
Target tersebut disebut merupakan pabrik kimia di Perm Krai yang memproduksi berbagai kebutuhan untuk militer Rusia. Zelensky turut mengunggah video yang memperlihatkan asap tebal membumbung dari fasilitas tersebut. (A08)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini