Info Market CPO
🗓 Update: Senin, 11 Mei 2026 |15:20 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • LOCO NGABANG • LOCO KEMBAYAN • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15325 15217 (PAA) 15203 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15325 15217 (PAA) 15203 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
14975 14774 (MNA) 14550 (PBI) - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO KEMBAYAN
14875 14624 (MNA) 14450 (PBI) - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO PARINDU
14885 14699 (MNA) 14550 (PBI) 14975 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI dan segmen LOCO
  • Persaingan harga masih cukup ketat antar bidder
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Nasional

Purbaya: Selama Saya Jadi Menkeu, Tak Ada Lagi Tax Amnesty

menkeu purbaya
Menkeu Purbaya. (Foto: Ist)

JAKARTA, Sinata.id  — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah tidak akan kembali menggelar program tax amnesty atau pengampunan pajak baru selama dirinya menjabat sebagai Menteri Keuangan.

Pernyataan tegas itu disampaikan Purbaya saat merespons polemik tindak lanjut Program Pengungkapan Sukarela (PPS) dan kekhawatiran pelaku usaha terkait potensi pemeriksaan ulang peserta tax amnesty.

Advertisement

“Selama saya jadi Menteri Keuangan, saya tidak akan melakukan tax amnesty lagi,” kata Purbaya dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (11/5/2026).

Tax Amnesty Berbahaya

Menurut Purbaya, kebijakan tax amnesty memiliki risiko besar terhadap kepastian hukum dan dapat memicu persoalan di lingkungan otoritas pajak jika terus diulang.

“Tax amnesty itu berbahaya bagi Kementerian Keuangan dan orang-orang pajak. Nanti ada pemeriksaan lagi, betul enggak ini, betul enggak itu. Orang-orang kami diperiksa terus,” ujarnya dikutip dari Kompas TV.

Ia menegaskan pemerintah ingin membangun sistem perpajakan yang lebih kredibel, stabil, dan memberikan kepastian bagi dunia usaha.

Karena itu, peserta tax amnesty yang sudah mengikuti program sebelumnya dipastikan tidak akan kembali diburu terkait aset yang telah diungkapkan.

“Kalau menurut saya sih sudah clear. Kalau sudah ikut tax amnesty ya sudah,” tegasnya.

Purbaya juga memastikan pemerintah tidak akan mengobrak-abrik kembali data peserta tax amnesty hanya karena ditemukan aset yang sebelumnya belum sepenuhnya terungkap.

“Kita tidak akan berburu di kebun binatang,” ucapnya.

Meski begitu, pemerintah tetap akan mengejar wajib pajak yang belum mengikuti program pengungkapan sukarela atau belum melaporkan kewajiban perpajakannya secara benar.

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini