Info Market CPO
🗓 Update: Selasa, 5 Mei 2026 |14:54 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • LOCO NGABANG • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15260 14693 14800 15275 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
15075 14693 14700 15175 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • Segmen LOCO masih dalam tekanan harga
  • Belum ada transaksi pada beberapa titik lokasi
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Regional

Protes Jalan Rusak, Kenakan Baju Dinas, Kades di Sragen Mandi Lumpur

protes jalan rusak, kenakan baju dinas, kades di sragen mandi lumpur
Kades Ngepringan mandi lumpur

Sragen, Sinata.id – Kecewa terhadap kondisi jalan rusak parah dan tak kunjung diperbaiki, mengenakan baju dinas lengkap, Kepala Desa (Kades) Ngepringan, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, Sunarso, mandi lumpur di kubangan jalan berlubang.

Persisnya, aksi mandi lumpur dilakukan Kades Sunarso di ruas Jalan Mlale-Ngepringan, Kecamatan Jenar, Sragen, Selasa (20/1/2026).

Advertisement

Gaya protes Sunarso tersebut terekam kamera ponsel warga dan menyebar di media sosial. Pada video berdurasi sekitar 27 detik, tampak Sunarso membasuh kedua lengannya, lalu mengguyur tubuhnya dengan air lumpur sebelum kembali berdiri di tengah jalan yang becek. Meski sejumlah pengendara melintas, ia tetap melanjutkan aksinya.

Saat dikonfirmasi, Sunarso membenarkan bahwa pria dalam video tersebut adalah dirinya. Ia menjelaskan peristiwa itu terjadi pada Selasa pagi, 20 Januari 2026, saat dirinya hendak berangkat bekerja. “Itu kemarin pagi waktu mau berangkat kerja,” ujarnya, Rabu (21/1/2026).

Baca Juga  2 Tersangka Dibekuk di Labuhan Batu, Poldasu Gagalkan Peredaran 15 Kg Sabu

Sunarso menegaskan aksinya bukan sesuatu yang direncanakan. Menurutnya, kejadian itu bermula saat ia terpeleset di jalan yang berlubang dan tergenang air.

“Sebenarnya tidak ada niat protes. Saya kepleset, ya sekalian mandi, guyur sekalian. Tidak direncanakan sama sekali,” ucapnya.

Ia mengungkapkan, kondisi jalan Mlale–Ngepringan sudah lama mengalami kerusakan. Namun hingga kini, belum ada perbaikan nyata dari Pemerintah Kabupaten Sragen.

“Sudah bertahun-tahun rusak. Bahkan pernah ada tulisan sedang proses lelang, artinya siap dibangun 2025. Tapi sampai masuk 2026 belum juga ada pembangunan,” keluhnya.

Sunarso menambahkan, jalan sepanjang sekitar 6 kilometer tersebut merupakan aset Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sragen. Perbaikan terakhir dilakukan puluhan tahun lalu, sementara kerusakan mulai parah sejak 2019.

Baca Juga  Polres Pakpak Bharat Sosialisasi di Desa Sibagindar

“Sudah banyak yang jatuh, anak sekolah sering kecelakaan, aktivitas ekonomi ikut terganggu. Aspal terakhir itu sekitar 20-an tahun lalu, sekarang sudah habis,” katanya.

Hal senada disampaikan Camat Jenar, David Supriyadi. Ia menyebut jalan Mlale–Ngepringan yang panjangnya sekitar 7 kilometer memang sudah lama rusak dan menjadi akses vital bagi warga, khususnya pelajar.

“Itu jalan kabupaten, aset DPU. Anak sekolah sering lewat situ, kalau hujan banyak yang terpeleset. Lokasinya dekat SMPN 2,” jelas David.

David berharap viralnya video tersebut bisa mempercepat perhatian pemerintah agar jalan segera diperbaiki. Ia mengaku sudah beberapa kali meninjau lokasi, namun belum mengetahui kepastian penganggaran perbaikan tahun ini.

“Kalau soal anggaran saya belum tahu, mungkin DPU yang lebih paham. Setiap ada anggaran sering kalah prioritas, dulu kena refocusing, sekarang ada program lain,” tuturnya.

Baca Juga  Bocah 13 Tahun Hanyut di Sungai Ular Deli Serdang Ditemukan Meninggal

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga DPU Sragen, Aribowo Sulistyono, menyatakan pihaknya tengah melakukan survei ke lokasi untuk menindaklanjuti kondisi jalan tersebut. (A18)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini