Info Market CPO
🗓 Update: Jumat, 8 Mei 2026 |15:34 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • LOCO NGABANG • LOCO KEMBAYAN • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (TON) 15131 (AGM) 15275 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15100 (IMT/KJA) 15131 (AGM) 15275 KJA ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO NGABANG
14782 14675 (MNA) 14500 (PBI) 14925 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO KEMBAYAN
14772 14525 (MNA) 14400 (PBI) 14825 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14782 14600 (MNA) 14500 (PBI) 14925 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP masih mendominasi pada beberapa titik LOCO
  • Persaingan harga di DMI berlangsung ketat
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Inspiratif

Profil Sufmi Dasco yang Menuntaskan Urusan Dana Umat Paroki Aek Nabara di BNI

sufmi dasco ahmad
Sufmi Dasco Ahmad. (Foto: Istimewa)

Jakarta, Sinata.id – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad turun tangan menyelesaikan sengkarut dana umat Paroki Aek Nabara sebesar Rp 28 miliar di bank BNI.

Dasco mempertemukan Bendahara Credit Union Paroki Aek Nabara Suster Natalia Situmorang dengan Direktur Utama BNI Putrama Wahju Setyawan, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (21/4/2026). 

Advertisement

Dalam kesempatan yang sama, Dirut BNI Putrama Wahju Setyawan memastikan pihaknya akan mengembalikan dana umat Katolik itu pada Rabu (22/4/2026).

“Paling tepat besok tanggal 22 April 2026, kami sudah dapat melakukan pengembalian dana milik Credit Union Paroki Aek Nabara. Full, sesuai dengan yang disampaikan oleh pihak CU Paroki Aek Nabara,” tegasnya.

Siapa Dasco

Nama lengkap: Sufmi Dasco Ahmad

Lahir: 7 Oktober 1967, Bandung

Partai politik: Partai Gerindra

Jabatan saat ini: Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia sejak 2019 dan kembali menjabat periode 2024–2029.

Sufmi Dasco Ahmad dalam beberapa tahun terakhir semakin sering muncul di panggung politik nasional. 

Bukan karena gaya bicara yang meledak-ledak atau manuver kontroversial di ruang publik, melainkan karena perannya yang dinilai sangat strategis di balik layar kekuasaan.

Politikus Partai Gerindra kelahiran Bandung, 7 Oktober 1967 itu kini menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI. 

Di parlemen, Dasco dikenal sebagai figur yang tenang, namun memiliki pengaruh besar dalam pengambilan keputusan penting dan komunikasi antar partai.

Karier Dasco tidak lahir dari jalur politik semata. Sebelum aktif di panggung nasional, ia dikenal memiliki latar belakang sebagai pengusaha. 

Dunia usaha disebut menjadi salah satu fondasi jaringan yang kemudian membawanya dekat dengan sejumlah tokoh penting nasional, termasuk di lingkaran Partai Gerindra.

Saat Gerindra didirikan, Dasco menjadi salah satu tokoh awal yang ikut membesarkan partai tersebut. 

Kedekatannya dengan Ketua Umum Gerindra sekaligus Presiden RI, Prabowo Subianto, membuat namanya disebut sebagai salah satu orang paling dipercaya di internal partai.

Hubungan itu pula yang membuat Dasco sering dipercaya menjadi penghubung dalam komunikasi politik penting, baik antara partai koalisi, DPR, maupun pemerintah. 

Dalam banyak momen politik nasional, Dasco kerap tampil memberi penjelasan atau sinyal arah kebijakan sebelum keputusan resmi diumumkan.

Meski jarang tampil sensasional, pengaruh Dasco dinilai besar. 

Sejumlah pengamat menempatkannya sebagai salah satu “operator politik” paling efektif di era saat ini—figur yang tidak selalu berada di depan kamera, namun berperan penting dalam menyusun kompromi dan menjaga stabilitas kekuasaan.

Di luar politik, kehidupan pribadi Dasco relatif tertutup. Berbeda dengan banyak tokoh publik lain yang sering menampilkan keluarga di media sosial atau acara resmi, Dasco cenderung menjaga privasi keluarganya dari sorotan publik.

Perjalanan politik Dasco tidak sepenuhnya mulus. Namanya beberapa kali terseret polemik dan pemberitaan, termasuk tudingan yang mengaitkan dirinya dengan jaringan bisnis tertentu di luar negeri. 

Meski demikian, tuduhan tersebut dibantah dan tidak berujung pada putusan hukum yang menyatakan dirinya bersalah.

Di parlemen, Dasco juga kerap mendapat sorotan karena dianggap terlalu dominan menyampaikan isu-isu eksekutif, padahal posisinya berada di lembaga legislatif. 

Kritik itu datang dari kalangan yang menilai batas peran DPR dan pemerintah perlu dijaga.

Terlepas dari kritik dan kontroversi, posisi Dasco saat ini tetap kuat. 

Ia dipandang sebagai salah satu figur sentral dalam konfigurasi kekuasaan nasional, terutama di masa pemerintahan Prabowo.

Banyak kalangan menilai masa depan politik Dasco masih panjang. 

Dengan pengalaman, jaringan, dan pengaruh yang dimilikinya, ia disebut berpeluang menempati posisi lebih besar ke depan, baik di parlemen, kabinet, maupun dalam struktur utama Partai Gerindra. (A08)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini