Info Market CPO
🗓 Update: Jumat, 8 Mei 2026 |15:34 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • LOCO NGABANG • LOCO KEMBAYAN • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (TON) 15131 (AGM) 15275 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15100 (IMT/KJA) 15131 (AGM) 15275 KJA ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO NGABANG
14782 14675 (MNA) 14500 (PBI) 14925 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO KEMBAYAN
14772 14525 (MNA) 14400 (PBI) 14825 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14782 14600 (MNA) 14500 (PBI) 14925 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP masih mendominasi pada beberapa titik LOCO
  • Persaingan harga di DMI berlangsung ketat
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Dunia

Prabowo di KTT ASEAN: Tanpa Pangan, Tidak Ada Perdamaian

prabowo
Prabowo dalam sesi pleno KTT ke-48 ASEAN di Mactan Expo, Cebu, Filipina, Jumat (8/5/2026). (Foto: Setpres)

CEBU, Sinata.id  – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pentingnya ketahanan pangan sebagai fondasi utama stabilitas dan perdamaian kawasan ASEAN.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo dalam sesi pleno KTT ke-48 ASEAN di Mactan Expo, Cebu, Filipina, Jumat (8/5/2026).

Advertisement

Dalam pidatonya, Prabowo mengingatkan negara-negara ASEAN agar waspada terhadap ancaman global, termasuk potensi El Nino ekstrem yang dapat mengganggu ketahanan pangan kawasan.

“Kita telah diperingatkan oleh organisasi internasional tentang risiko El Niño yang sangat ekstrem yang mengintai di depan kita. Dalam hal ini, ketahanan pangan menjadi semakin mendesak,” ujar Prabowo.

Ia mengatakan kawasan ASEAN memiliki jalur perdagangan strategis yang sangat penting sehingga stabilitas kawasan harus terus dijaga agar tidak terganggu oleh krisis pangan maupun konflik global.

“Kita harus ingat bahwa wilayah kita memiliki jalur perdagangan strategis yang melewati perairan kita, dan kita harus berhati-hati agar tidak terjadi gangguan di wilayah kita sendiri,” katanya.

Menurut Prabowo, persoalan pangan tidak bisa diselesaikan oleh masing-masing negara secara sendiri-sendiri.

Karena itu, ASEAN perlu memperkuat kerja sama regional melalui pertukaran informasi, diversifikasi pangan, pengembangan teknologi pertanian, hingga optimalisasi cadangan pangan bersama.

“Ini bukan tantangan yang bisa ditangani oleh satu negara saja. ASEAN harus bertindak bersama,” tegasnya.

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini