Info Market CPO
🗓 Update: Selasa, 5 Mei 2026 |14:54 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • LOCO NGABANG • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15260 14693 14800 15275 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
15075 14693 14700 15175 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • Segmen LOCO masih dalam tekanan harga
  • Belum ada transaksi pada beberapa titik lokasi
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Dunia

Iran Pertimbangkan Proposal Damai AS, Peluang Akhiri Konflik Mulai Terbuka

selat hormuz di iran
Selat Hormuz. (Foto: Istimewa)

Jakarta, Sinata.id – Iran dikabarkan tengah mempertimbangkan proposal dari Amerika Serikat.

Guna mengakhiri perang yang selama beberapa bulan terakhir memicu ketegangan besar di kawasan Timur Tengah.

Advertisement

Sinyal perdamaian mulai terlihat setelah muncul laporan bahwa Washington dan Teheran semakin dekat menuju kesepakatan baru. 

Media Amerika Serikat, Axios, melaporkan Gedung Putih sedang membahas memorandum kesepahaman berisi 14 poin dengan Iran.

Dokumen tersebut disebut dapat menjadi kerangka awal menuju negosiasi nuklir yang lebih luas dan permanen. 

Beberapa poin penting dalam proposal itu antara lain penghentian sementara pengayaan uranium Iran.

Pencabutan sanksi ekonomi, hingga pembukaan kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz yang selama ini menjadi pusat ketegangan global. 

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Ismail Baghaei, mengatakan proposal Amerika masih dipelajari secara mendalam.

Setelah proses peninjauan selesai, Iran akan menyampaikan pandangannya melalui mediator dari Pakistan. 

Menteri Luar Negeri Pakistan juga menyebut negaranya terus berupaya mengubah gencatan senjata sementara menjadi perdamaian permanen.

Di sisi lain, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengaku optimistis kesepakatan bisa tercapai.

Trump menyebut pembicaraan dalam 24 jam terakhir berlangsung sangat positif.

“Mereka ingin membuat kesepakatan. Kami melakukan pembicaraan yang sangat baik,” ujar Trump. 

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini