Sinata.id – Presiden Prabowo Subianto kembali bertemu Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Hambalang, Sabtu (22/11/2025), untuk membahas perkembangan sejumlah persoalan hukum dan isu strategis nasional, menandai intensitas komunikasi eksekutif–legislatif yang meningkat tajam dalam sepekan terakhir.
Pertemuan tersebut menjadi yang ketiga dalam sepekan, sebuah sinyal kuat bahwa komunikasi antara pemerintah dan parlemen sedang dipercepat untuk merespons dinamika nasional yang berkembang cepat.
Informasi itu dibenarkan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya melalui unggahan resmi Sekretariat Kabinet.
Menurut Teddy, Dasco hadir sambil membawa setumpuk laporan dan surat-surat daerah yang memuat aduan serta perkembangan terbaru di lapangan.
“Presiden Prabowo menelaah dan berdiskusi mengenai perkembangan persoalan hukum yang sedang mengemuka,” tulisnya.
Baca Juga: Bangladesh Diguncang Gempa, Kemlu Pastikan Seluruh WNI Selamat
Sebelumnya, pada Kamis (20/11/2025), keduanya juga bertemu di Istana Merdeka.
Pembahasan saat itu fokus pada isu perlindungan bagi pengemudi ojek daring, termasuk peningkatan kesejahteraan dan perluasan jaminan sosial, serta persiapan penyelenggaraan ibadah haji 2026.
Aspirasi para kepala desa yang tergabung dalam AKSI turut dibawa Dasco, terutama terkait optimalisasi program Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Desa Merah Putih agar lebih menyentuh kebutuhan masyarakat desa.
Rangkaian dialog intens itu dimulai dari pertemuan awal pekan, Senin (17/11/2025), juga di Istana Merdeka.
Pada pertemuan pembuka tersebut, keduanya membahas agenda strategis yang meliputi sektor olahraga, ekonomi, hingga situasi politik dan keamanan nasional.
Prabowo mendorong pembangunan kompleks pusat latihan atlet nasional serta pengiriman atlet unggulan ke luar negeri untuk pelatihan jangka panjang.
Di bidang ekonomi, Presiden menargetkan pertumbuhan minimal 8 persen dan menginstruksikan percepatan hilirisasi yang menghubungkan sektor hulu–hilir dengan dukungan penuh pemerintah daerah.
Sementara itu, isu politik dan keamanan menyoroti stabilitas nasional menjelang berbagai agenda besar negara.
Dalam kesempatan berbeda, Presiden juga memberikan rehabilitasi terhadap dua guru ASN asal Luwu Utara, sebagai bagian dari komitmen pemerintah terhadap keadilan bagi para tenaga pendidik.
Sufmi Dasco menegaskan bahwa di seluruh rangkaian diskusi, Presiden Prabowo menunjukkan sikap tegas dan konsisten dalam pemberantasan korupsi tanpa pandang bulu. [fetra]








Jadilah yang pertama berkomentar di sini