Tebing Tinggi, Sinata.id – Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, mendampingi Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso, melepas ekspor 9 ton pisang kepok keling ke Malaysia, Jumat lalu.
Pengiriman perdana dari Kota Tebing Tinggi ini mencatatkan nilai ekonomi sekitar Rp270 juta. Momentum ini sekaligus menjadi bukti produk pertanian rakyat Sumut mampu bersaing di pasar global.
Wagub Surya menegaskan, ekspor ini bukan sekadar seremoni pengiriman barang. Baginya, ini adalah pesan kuat mengenai kualitas dan standar mutu produk lokal yang mulai diakui dunia internasional.
”Kami terus mendorong hilirisasi agar nilai tambah tidak berhenti pada produk mentah, tapi berkembang menjadi produk olahan bernilai tinggi,” ujar Surya di Pasar Baru Tebing Tinggi.
Berdasarkan data Pemprov, kinerja ekspor Sumut sepanjang 2025 tumbuh positif. Nilainya mencapai US$12,3 miliar, naik sekitar 14% dibandingkan tahun sebelumnya.
Di lokasi yang sama, Menteri Perdagangan Budi Santoso menjelaskan bahwa pencapaian ini didukung oleh program ‘UMKM Bisa Ekspor’. Program ini menjembatani pelaku usaha dengan pembeli luar negeri melalui business matching.
”Sudah ada 1.200 UMKM yang terlibat dengan total transaksi US$134,8 juta. Mayoritas dari mereka adalah pelaku usaha yang sebelumnya belum pernah ekspor,” kata Mendag.
Sementara itu, Walikota Tebing Tinggi, Iman Irdian Saragih, optimistis dukungan pusat akan memperkuat daya saing daerah. Ia berharap sinergi ini mampu menciptakan ekosistem perdagangan yang berkelanjutan di wilayahnya.
Selain pelepasan ekspor, agenda tersebut juga dirangkai dengan peresmian Pusat Konveksi Pasar Kain di Kota Tebing Tinggi sebagai upaya memperkuat pertumbuhan ekonomi lokal. (A18)









Jadilah yang pertama berkomentar di sini