Info Market CPO
🗓 Update: Selasa, 5 Mei 2026 |14:54 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • LOCO NGABANG • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15260 14693 14800 15275 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
15075 14693 14700 15175 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • Segmen LOCO masih dalam tekanan harga
  • Belum ada transaksi pada beberapa titik lokasi
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Nasional

Pertamina Buka Sinyal Investasi Baru: Essar Group Siap Bangun Storage Minyak di Indonesia

pertamina pastikan minyak produksi ri diprioritaskan untuk dalam negeri, impor ditekan
Ilustrasi. (Ist)

Jakarta, Sinata.id – Upaya memperkuat cadangan energi nasional mulai menarik perhatian investor global. Konglomerasi energi asal India, Essar Group, dikabarkan berminat menanamkan investasi untuk membangun fasilitas penyimpanan minyak mentah di Indonesia. Sinyal tersebut dikonfirmasi langsung oleh Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, yang menyebut penjajakan kerja sama sudah mulai dilakukan.

Menurut Simon, komunikasi awal antara Pertamina dan Essar Group telah berlangsung dan melibatkan pemerintah, termasuk Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia. Pertemuan itu menjadi langkah awal untuk melihat peluang kolaborasi pembangunan tangki penyimpanan minyak yang dapat memperkuat stok energi nasional.

Advertisement

“Kami sudah sempat bertemu dengan tim dari Essar Group. Mereka juga telah meninjau langsung salah satu kilang Pertamina di Plaju untuk melihat potensi kerja sama pembangunan storage tambahan,” ujar Simon, dikutip Kamis (12/3/2026).

Baca Juga  Harga BBM April 2026 Resmi Tak Naik, Ini Daftar Lengkap di Semua SPBU

Investor Global Lirik Infrastruktur Energi RI

Minat Essar disebut datang melalui anak usaha mereka yang berbasis di Inggris, Essar Oil UK Ltd. Perusahaan tersebut menjajaki peluang pembangunan fasilitas penyimpanan minyak mentah sebagai bagian dari proyek penguatan rantai pasok energi di Indonesia.

Dalam skenario yang tengah dibahas, fasilitas penyimpanan itu berpotensi dikembangkan di wilayah Sumatra, termasuk kawasan industri dan kilang minyak yang sudah ada. Beberapa laporan juga menyebut lokasi proyek sempat dikaitkan dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Riau.

Pertamina Buka Pintu untuk Mitra Baru

Pertamina menegaskan tidak menutup peluang bagi investor lain untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan infrastruktur penyimpanan minyak. Perusahaan pelat merah tersebut menilai tambahan kapasitas storage sangat penting untuk meningkatkan ketahanan energi Indonesia.

Baca Juga  Jutaan Anak Indonesia Masih Belum Minum Susu

“Kami tentu membuka peluang bekerja sama dengan siapa pun agar kapasitas storage nasional bisa bertambah,” kata Simon.

Dorong Cadangan Energi Nasional

Rencana investasi ini juga sejalan dengan kebijakan pemerintah yang ingin memperbesar cadangan energi strategis. Pemerintah tengah mendorong pembangunan tangki penyimpanan minyak agar Indonesia memiliki buffer stok yang lebih kuat, terutama di tengah volatilitas pasar energi global.

Jika terealisasi, proyek storage yang diminati Essar Group diperkirakan tidak hanya memperkuat infrastruktur energi nasional, tetapi juga membuka peluang kerja sama strategis antara Indonesia dan investor internasional di sektor migas.

Di tengah ketidakpastian geopolitik global dan fluktuasi harga minyak, langkah memperbesar kapasitas penyimpanan dinilai menjadi strategi penting agar pasokan energi domestik tetap aman. [a46]

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini