Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 7 Mei 2026 |18:20 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 1K DMI • LOCO PARINDU • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14782 14455 (MNA) 14600 (PBI) 15000 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 1K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Harga relatif stabil pada transaksi DMI
  • Selisih harga antar bidder sangat tipis
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Pematangsiantar

Perobohan Gedung IV Pasar Horas Diminta Perhatikan Estetika dan Kenyamanan

perobohan gedung iv pasar horas diminta perhatikan estetika dan kenyamanan

Pematangsiantar, Sinata.id – Rencana perobohan Gedung IV Pasar Horas di Jalan Merdeka Pematangsiantar pasca kebakaran, diminta agar memerhatikan estetika. Juga kenyamanan pedagang, warga, dan pengguna jalan.

Permintaan itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pematangsiantar Junaedi Antonius Sitanggang SSTP MSi saae memimpin Focus Group Discussion (FGD) terkait rencana perobohan Gedung IV Pasar Horas yang akan dilakukan dalam waktu dekat. FGD berlangsung di Ruang Data Balai Kota Pematangsiantar, Jumat (19/09/2025) sore.

Advertisement

Dalam rapat, Junaedi mendengarkan sejumlah usulan (saran) dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Direksi PD Pasar Horas Jaya, dan terutama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pematangsiantar selaku pemilik anggaran perobohan.

Baca Juga  Wajib Pajak di Siantar Nunggak Rp 3,755 Miliar, Ini Daftarnya

“Jangan kita merelokasi, tetapi para pedagang tidak nyaman. Para pengguna jalan juga pasti mengalami kemacetan. Fungsi estetikanya juga harus ada, ya,” ujar Junaedi.

Junaedi meminta perobohan maupun relokasi pedagang harus dilakukan dengan penggunaan anggaran yang efektif, efisien, dan bertanggung jawab. Katanya, jangan sampai anggaran yang digunakan menjadi temuan kerugian negara.

“Perobohan maupun relokasi pedagang ini harus kita lakukan secara efisien. Kios yang diberikan kepada pedagang pun harus portable, bisa dibawa dengan mudah,” sambung Junaedi.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Pematangsiantar Alwi A Lumbangaol SSTP MSi menyampaikan, pihaknya akan menyiapkan puluhan personel untuk mengamankan arus lalu lintas. Hal yang sama juga disampaikan perwakilan Satpol PP.

Baca Juga  Sudah Dilarang Pengadilan, Odong-odong Siantar Masih Saja Beroperasi

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Pematangsiantar Johannes Sihombing SSTP MSi menyebutkan, pihaknya akan memasang enam kamera CCTV untuk memberikan rasa aman bagi pedagang. Keenamnya akan diarahkan untuk menyoroti titik-titik strategis di area relokasi pedagang.

“Kita siap berkoordinasi dengan BPBD untuk memfasilitasi CCTV agar mudah diakses bagi pedagang lewat web Pemko Pematangsiantar nantinya. Kita coba pasang minimal enam kamera,” terang Johannes.

Kembali ke Junaedi, ia berpesan agar sanitasi harus diperhatikan secara serius oleh BPBD. Ia meminta kegiatan perobohan sudah bisa dilakukan segera.

“Untuk BPBD, pekan depan harus sudah selesai Surat Perintah Kerja (SPK) kepada pihak yang nantinya akan mengerjakan perobohan Gedung IV Pasar Horas,” ujar Junaedi.

Baca Juga  Pemko Siantar Dorong Kepatuhan Pajak ASN untuk Peningkatan PAD

“Kemudian, Sabtu pekan depan PD PHJ harus sudah mulai memindahkan para pedagang. Segala biaya yang dibutuhkan buat secara tertulis untuk BPBD, biar dicairkan,” lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama PD Pasar Horas Jaya (PHJ) Bolmen Silalahi SP menyampaikan, sebanyak 271 pedagang akan digeser ke areal relokasi. Ia pun mengaku telah mempersiapkan nomor kios/lapak di area yang akan dihuni pedagang selama masa perobohan sekitar 1,5 bulan.

“Kita juga sudah pahami betul gejolak-gejolak yang mungkin terjadi di masyarakat. Nomor lapak sedang dibagi dan pekan depan kita akan buat garis batas-batas kios,” terang Bolmen. (*)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini