Info Market CPO
🗓 Update: Rabu, 13 Mei 2026 |18:41 WIB |Volume: 0.5K • 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • DMI • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14535 14399 (MNA) 14400 (PBI) 14750 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi transaksi DMI Persaingan harga masih cukup kompetitif antar bidder Tender LOCO PARINDU berakhir WD Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Pematangsiantar

ASN di Pematangsiantar Diduga Kerap Tidak Bayar Parkir di Kawasan Taman Bunga

asn di pematangsiantar diduga kerap tidak bayar parkir di kawasan taman bunga
Mobil milik ASN Pemko Pematangsiantar yang parkir di kawasan Lapangan Merdeka. (sinata)

Pematangsiantar, Sinata.id – Sejumlah aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar diduga kerap enggan membayar uang parkir di kawasan Jalan Merdeka, tepatnya di area Taman Bunga atau Lapangan Merdeka.

Hal tersebut diungkapkan seorang juru parkir paruh baya yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan saat ditemui wartawan, Kamis (7/5/2026).

Advertisement

Ia mengaku kejadian serupa sudah berulang kali dialaminya selama bertugas di lokasi tersebut.

“Sering terjadi. Ada yang bilang, ‘Kenapa bapak minta uang parkir sama saya, saya kan seorang pegawai,’” ujar pria tersebut menirukan ucapan salah seorang ASN yang diduga enggan membayar parkir.

Selain persoalan tidak membayar, petugas parkir itu juga mengeluhkan nominal pembayaran yang terkadang tidak sesuai dengan tarif resmi.

Baca Juga  Dugaan Korupsi Penyertaan Modal Perumda Tirtauli Rp86 Miliar Disorot, Ini Temuannya

Ia menjelaskan, tarif parkir kendaraan roda dua sebesar Rp2.000, sedangkan kendaraan roda empat dikenakan biaya Rp3.000.

“Terkadang ada yang membayar tidak sesuai. Misalnya mobil hanya bayar Rp2.000, padahal tarifnya Rp3.000,” tuturnya.

Meski telah bekerja sebagai juru parkir selama lima tahun, pria tersebut mengaku penghasilannya tidak menentu. Ia berharap seluruh pengguna jasa parkir, termasuk ASN, dapat lebih tertib dan membayar sesuai ketentuan yang berlaku. (SN14)

 

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini