Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 7 Mei 2026 |18:20 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 1K DMI • LOCO PARINDU • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14782 14455 (MNA) 14600 (PBI) 15000 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 1K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Harga relatif stabil pada transaksi DMI
  • Selisih harga antar bidder sangat tipis
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Nasional

Pemerintah Perkuat Data Sosial untuk Program Pengentasan Kemiskinan

pemerintah perkuat data sosial untuk program pengentasan kemiskinan
Agus Priyono

Jakarta, Sinata.id – Pemerintah terus memperkuat kebijakan penanggulangan kemiskinan melalui pemanfaatan data sosial nasional terpadu.

Hal itu disampaikan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono dalam diskusi kebijakan sosial di Jakarta pada Sabtu, 7 Maret 2026.

Advertisement

Baca juga: Pertamina Ingatkan Warga Tak Menimbun BBM dan LPG

Menurut Agus, penggunaan data yang akurat menjadi kunci agar program bantuan sosial dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Pemerintah kini memanfaatkan sistem basis data terpadu untuk memetakan kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa program bantuan tidak hanya berbentuk bantuan langsung, tetapi juga mencakup pemberdayaan ekonomi masyarakat. Pemerintah menyiapkan berbagai program pelatihan keterampilan dan dukungan usaha kecil untuk meningkatkan kemandirian ekonomi.

Baca Juga  Nasib Whoosh di Tangan Presiden, Menkeu Purbaya: Keputusan Sudah Ada, Tinggal Diumumkan

Agus menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah sangat penting agar program pengentasan kemiskinan berjalan efektif.

Pemerintah berharap langkah tersebut dapat membantu menurunkan angka kemiskinan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (A18)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini