Info Market CPO
🗓 Update: Jumat, 8 Mei 2026 |15:34 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 2.6K •DMI • LOCO NGABANG • LOCO KEMBAYAN • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (TON) 15131 (AGM) 15275 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15100 (IMT/KJA) 15131 (AGM) 15275 KJA ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO NGABANG
14782 14675 (MNA) 14500 (PBI) 14925 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO KEMBAYAN
14772 14525 (MNA) 14400 (PBI) 14825 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14782 14600 (MNA) 14500 (PBI) 14925 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP masih mendominasi pada beberapa titik LOCO
  • Persaingan harga di DMI berlangsung ketat
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Pematangsiantar

Pelajar SMA Siantar yang Dipolisikan Hilang Ditemukan

pelajar sma siantar yang dipolisikan hilang ditemukan
Ilustrasi

Pematangsiantar, Sinata.id – Selajar SMA HKBP Pematangsiantar yang semula dilaporkan hilang oleh keluarganya ke polisi, telah ditemukan.

Informasi itu disampaikan langsung oleh Hunter Manurung, Guru Bimbingan Konseling (BK) sekolah tersebut.

Advertisement

Dia menjelaskan informasi keterangan tersebut di sekolah, yang berlokasi di Jalan Gereja, Kelurahan Kristen, Kecamatan Siantar Selatan, pada Selasa (13/1/2026).

Proses pulangnya siswi berinisial GD ini diawali setelah terjalin komunikasi dengan teman sekelasnya.

“Dipancing teman sekelasnya, teman ceritanya, ketemu di suatu tempat. Di situ jugalah datang orangtuanya,” ujar.

Menurut Hunter, orang tua GD sebelumnya sempat melaporkan anaknya hilang ke kepolisian. Laporan itu dilatarbelakangi oleh sejumlah kekhawatiran, terutama terkait permintaan sang anak yang dianggap tidak wajar.

Baca Juga  Naga Shoes Siantar Konsisten Menjamin Kualitas Sepatu Kulit Asli Sejak 1989

“Semalam (kemarin) datang orang tuanya, menangis, bertanya-tanya kenapa dia tidak pulang. Awalnya dia minta uang makan dan diberi sewajarnya. Namun, terakhir ini minta yang aneh-aneh, mau beli HP karena HP yang lama dia jual,” ujar Hunter.

Kecurigaan keluarga semakin besar karena perubahan bahasa GD dalam percakapan pesan singkat, sekaligus memunculkan kekhawatir akan kemungkinan penyanderaan.

“Takut orangtuanya disandera jadi melapor ke polisi. Naluri seorang ibu juga ya,” tutur Hunter.

Lebih lanjut, menurut info dari teman GD, anak tersebut pulang ke rumahnya di Bahkora, namun masuk dari belakang biar tidak bisa dipantau dari CCTV.

Lanjutnya, orang tua siswa itu berdomisili di Sidamanik, namun memiliki rumah di Bahkora. Sementara itu, anaknya diketahui tinggal di kostan Jalan Laguboti. (*)

Baca Juga  Peristiwa Sadis di Siantar, Suami Sayat Wajah Istri Hingga 127 Jahitan

Penulis: Hendrik Nainggolan

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini