Sinata.id – Kandungan nutrisi omega-3 pada ikan sidat lebih unggul dari ikan salmon. Lalu, jika dibandingkan dengan belut, mana yang lebih unggul?
Ikan sidat dan belut adalah dua jenis ikan yang sering dianggap serupa. Padahal keduanya berbeda. Persamaan keduanya, sama-sama kaya akan nutrisi.
Belut dan ikan sidat merupakan sumber protein hewani, vitamin, dan asam lemak yang sangat baik untuk kesehatan jantung dan perkembangan otak.
Dinukil dari berbagai sumber, berikut adalah rincian kandungan nutrisi pada belut dan ikan sidat per 100 gram:
1. Ikan Sidat
Ikan sidat dikenal dengan kandungan asam lemak Omega-3 dan Omega-6 yang bahkan sering dikatakan mengungguli ikan salmon.
Protein
Sekitar 16-18 gram, kaya akan asam amino esensial.
Lemak Sehat
Sangat tinggi omega-3 (DHA dan EPA) dan omega-6 yang baik untuk fungsi otak.
Vitamin
Kaya Vitamin A (sangat baik untuk mata), Vitamin D, dan Vitamin E (antioksidan).
Mineral
Mengandung kalsium, fosfor, zinc (tinggi), dan zat besi.
Dengan kandungan nutrisi seperti itu, ikan sidat bermanfaat untuk mendukung tumbuh kembangnya anak, menjaga kesehatan jantung, meningkatkan stamina, dan memperkuat daya tahan tubuh.
2. Belut
Belut merupakan ikan air tawar yang hidup di lumpur dengan profil nutrisi yang luar biasa.
Protein
Sekitar 18,5 gram.
Kalori
Sekitar 184 kkal.
Lemak Sehat
11,7 gram.
Vitamin
Kaya akan Vitamin B Kompleks (khususnya B12 yang baik untuk energi), Vitamin A, dan Vitamin D.
Mineral
Kaya akan zat besi (mencegah anemia), kalsium, fosfor, dan zinc.
Dengan kekayaan nutrisi seperti itu, belut bermanfaat untuk mencegah anemia, meningkatkan energi dan stamina, mendukung pembentukan tulang yang kuat, serta meningkatkan daya ingat.
Belut juga Mengandung Omega-3 dan Omega-6
Lebih spesifik, belut juga mengandung asam lemak Omega-3 dan Omega-6. Kedua zat ini merupakan asam lemak tak jenuh ganda (PUFA) esensial yang sangat penting, karena tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh manusia.
Berikut gizi pada belut (seperti belut sawah), dengan rincian jenis Omega-3 dan Omega-6 yang terkandung di dalamnya:
1. Kandungan Omega-3 pada Belut
Belut merupakan salah satu sumber Omega-3 yang baik di segmen ikan air tawar. Di dalam daging belut, terdapat komponen Omega-3 yang meliputi:
a. Asam Alfa-Linolenat (ALA)
Berperan sebagai fondasi asam lemak.
b. EPA (Eicosapentaenoic Acid)
Berfungsi meredakan peradangan dan menjaga kesehatan pembuluh darah jantung.
c. DHA (Docosahexaenoic Acid)
Komponen utama yang sangat penting untuk perkembangan sel otak, saraf, retina mata, dan meningkatkan daya ingat.
2. Kandungan Omega-6 pada Belut
Selain Omega-3, belut juga kaya akan Omega-6 yang seimbang. Komponennya meliputi:
a. Asam Linoleat
Berperan penting dalam menjaga fungsi metabolisme dan kesehatan kulit.
b. Asam Arakidonat (ARA)
Berfungsi mendukung pertumbuhan jaringan tubuh dan sistem imun.
Manfaat kombinasi nutrisi dari Asam Linoleat dan ARA bagi tubuh, diantaranya:
1. Menjaga Kesehatan Jantung
Menurunkan kadar trigliserida jahat dan melancarkan aliran darah.
2. Meningkatkan Fungsi Otak
Bagus untuk pertumbuhan kognitif anak serta mencegah pikun (demensia) pada lansia.
3. Efek Antiinflamasi
Membantu tubuh melawan peradangan dan mempercepat penyembuhan sel yang rusak.
Sedangkan kombinasi Omega-3 dan Omega-6 di dalam belut menjadikannya salah satu pilihan superfood lokal yang sangat dianjurkan untuk lauk harian maupun menu MPASI anak (Makanan Pendamping Air Susu Ibu untuk anak). (Berbagai sumber/A18)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini