Info Market CPO
🗓 Update: Rabu, 20 Mei 2026 |18:50 WIB |Volume: 0.5K • 2.6K • 0.5K • 0.5K • 0.2K DMI • FOB PALOPO • DMI • DMI • LOCO PARINDU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
N4 N4 (N4)
Vol: 0.5K · DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
- 11010 (MNA) - 15150 WD
Catatan Pasar
  • Tender PTPN didominasi status WD. Tender DMI mencatat CTR di level 15.500 dengan bidder IMT, IBP, dan PAA. Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder. Tender LOCO PARINDU mencatat penawaran MNA di level 11.010 dengan CTR 15.150.
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Hukum & Peristiwa

Keluarga Bantah Pelaku Pembunuhan Wanita di Bogor Adalah Pacar Korban

keluarga bantah pelaku pembunuhan wanita di bogor adalah pacar korban
Mobil korban yang dibawa pelaku. (istimewa)

Bogor, Sinata.id – Polisi telah menetapkan tersangka dalam kasus pembunuhan wanita berinisial AA (25), yang jasadnya ditemukan di Jalan Raya Sholeh Iskandar (Sholis), Kota Bogor, Jawa Barat, setelah diduga dibuang dari atas Tol BORR.

Pihak keluarga korban membantah kabar yang menyebut pelaku merupakan pacar korban. Keluarga menegaskan hubungan antara korban dan pelaku hanya sebatas teman sekolah lama yang kembali berkomunikasi setelah lama tidak bertemu.

Advertisement

“Kalau pelaku dengan almarhum itu teman sekolah, berarti dia bukan pacar. Sekali lagi, dia bukan pacar, dia cuma teman,” ujar paman sekaligus orang tua angkat korban, Syamsudin (52), Minggu (24/5/2026).

Syamsudin mengatakan korban tidak memiliki masalah dengan pelaku maupun dengan pihak lain. Ia menyebut AA dikenal sebagai pribadi baik dan tidak pernah terlibat persoalan serius.

Baca Juga  UPN Veteran Yogyakarta Nonaktifkan 5 Dosen Terbukti Lakukan Pelecehan Verbal

“Saya yakin tidak ada masalah. Dan saya pastikan bahwa almarhum dengan pelaku bukan pacarnya. Saya berani katakan karena anak ini saya yang didik dan saya besarkan,” katanya.

Keluarga korban juga meminta aparat penegak hukum memberikan hukuman berat kepada pelaku atas perbuatannya.

“Harapan saya pelaku dihukum setimpal. Dia menghilangkan nyawa seseorang, berarti dia harus dihukum berat. Kalau bisa dihukum mati atau paling tidak penjara seumur hidup,” ujar Syamsudin.

Ia menilai pelaku tidak seharusnya menghilangkan nyawa korban hanya karena persoalan tertentu.

“Kalau memang mau mengambil harta atau barang milik korban silakan, tapi jangan mengambil hak hidup seseorang,” tambahnya.

Sebelumnya, polisi melakukan pengejaran dramatis terhadap pelaku di ruas tol kawasan Sumedang, Jawa Barat. Dalam proses pengejaran, aparat sempat menembak ban belakang mobil pelaku hingga kendaraan kehilangan kendali dan terbalik.

Baca Juga  Ruko di Kisaran Barat Digerebek, Dua Residivis Sabu Kembali Ditangkap

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Rio Wahyu Anggoro, mengatakan kasus penemuan jasad korban dan penangkapan pelaku merupakan rangkaian peristiwa yang saling berkaitan.

“Korban dilempar dari atas tol lalu penangkapan di dalam tol yang mobil terbalik, itu satu kesatuan yang tidak terpisahkan,” ujar Rio.

Polisi menemukan jasad korban di Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor. Setelah dilakukan identifikasi, korban diketahui merupakan warga Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor.

Hasil autopsi menunjukkan adanya sejumlah luka di bagian kepala dan tubuh korban yang diduga akibat tindak kekerasan.

Saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Polda Jawa Barat. Polisi juga masih mendalami motif dan penyebab pasti pembunuhan tersebut. (A02)

Baca Juga  Mantan Wakil Menteri Tenaga Kerja Akui Terima Rp3 Miliar dari Urusan Sertifikasi K3

 

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini