Pematangsiantar, Sinata.id – Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar memastikan akan menggelar Safari Ramadhan 1447 H yang dijadwalkan mulai 2 Maret 2026.
Kegiatan tahunan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat di bulan suci.
Hal tersebut disampaikan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kota Pematangsiantar, Irwansyah Saragih, saat ditemui di ruang kerjanya.
“Seharusnya hari ini sudah mulai berjalan. Namun karena Bapak Wali Kota sedang tidak berada di tempat, maka kita undur. Dalam setiap kegiatan Safari Ramadhan nantinya Wali Kota akan turut hadir,” ujar Irwansyah, Selasa (24/2/2026).
Baca juga:Puasa Ramadhan Hari ke-5, Kehadiran ASN Pematangsiantar Tetap 100 Persen Normal
Irwansyah menjelaskan, Safari Ramadhan tahun ini akan menyasar enam masjid yang tersebar di wilayah Kota Pematangsiantar. Adapun masjid yang menjadi titik kunjungan yakni Masjid At-Taqwa Muhammadiyah, Masjid Al-Ikhlas, Masjid Al-Musyawarah, Masjid Al-Falah, Masjid As-Sholah, dan Masjid Amaliyah.
Di setiap lokasi, rombongan Safari Ramadhan akan melaksanakan rangkaian kegiatan keagamaan sekaligus menyerahkan bantuan hibah dari Pemko Pematangsiantar.
“Setiap masjid akan menerima bantuan hibah dari Pemko Siantar. Nominalnya bervariasi, disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing masjid,” jelasnya.
Tak hanya bantuan untuk rumah ibadah, Safari Ramadhan juga akan diisi dengan pemberian santunan kepada masyarakat yang membutuhkan. Di setiap masjid, sebanyak 15 orang penerima manfaat akan mendapatkan santunan yang terdiri dari anak yatim dan kaum dhuafa.
“Masing-masing penerima akan mendapatkan santunan sebesar Rp300 ribu. Dana tersebut berasal dari infak dan sedekah yang dikumpulkan saat pelaksanaan Salat Idulfitri dan Iduladha di Lapangan Haji Adam Malik,” terang Irwansyah.
Baca juga:Hadiri Yatim Fest Ramadhan, Wesly Silalahi Janji Bantu Kebutuhan Sekolah Anak Yatim
Melalui kegiatan ini, Pemko Pematangsiantar berharap nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial semakin tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperkuat sinergi antara pemerintah dan warga.
Safari Ramadhan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga wujud nyata komitmen pemerintah dalam mendukung kegiatan keagamaan serta membantu masyarakat yang membutuhkan di Kota Pematangsiantar. (SN10)









Jadilah yang pertama berkomentar di sini