Keputusan itu diambil setelah ramai sorotan publik terhadap proses penilaian salah satu sesi lomba yang dinilai tidak konsisten dan memicu protes peserta.
Selain menonaktifkan pihak terkait, MPR juga berjanji melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pelaksanaan LCC 4 Pilar.
Evaluasi tersebut meliputi mekanisme penilaian, sistem verifikasi jawaban peserta, hingga tata kelola keberatan dalam perlombaan agar ke depan kegiatan dapat berjalan lebih transparan dan akuntabel.
“MPR RI akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek teknis pelaksanaan lomba, termasuk mekanisme penilaian, sistem verifikasi jawaban peserta, dan tata kelola keberatan dalam perlombaan agar pelaksanaannya ke depan dapat berlangsung semakin baik, transparan, dan akuntabel,” tulis MPR.
MPR juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, guru pendamping, panitia daerah, serta masyarakat yang telah memberikan perhatian terhadap pendidikan kebangsaan melalui kegiatan tersebut.
Menurut MPR, berbagai masukan publik akan menjadi bahan evaluasi penting demi menjaga kualitas kegiatan dan kepercayaan masyarakat terhadap proses pembelajaran kebangsaan yang edukatif dan berintegritas.
Polemik LCC 4 Pilar sebelumnya viral di media sosial X setelah muncul perdebatan terkait penilaian jawaban peserta dari SMAN 1 Pontianak yang dianggap benar oleh warganet namun dinilai salah oleh dewan juri. Situasi tersebut memicu gelombang kritik publik hingga desakan evaluasi terhadap penyelenggaraan lomba. (A08)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini