Info Market CPO
🗓 Update: Selasa, 5 Mei 2026 |14:54 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • LOCO NGABANG • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15260 14693 14800 15275 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
15075 14693 14700 15175 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • Segmen LOCO masih dalam tekanan harga
  • Belum ada transaksi pada beberapa titik lokasi
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Regional

PTPN IV PalmCo Serap 70 Ribu Pekerja, Kembangkan Hilirisasi Sawit

pt perkebunan nusantara (ptpn) iv palmco mencatat telah menyerap lebih dari 70.000 tenaga kerja di berbagai wilayah operasional di indonesia. hal itu disampaikan manajemen perusahaan bertepatan dengan momentum peringatan hari buruh internasional.
Rapat pimpinan PTPN IV PalmCo

Jakarta, Sinata.id – PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV PalmCo mencatat telah menyerap lebih dari 70.000 tenaga kerja di berbagai wilayah operasional di Indonesia. Hal itu disampaikan manajemen perusahaan bertepatan dengan momentum peringatan Hari Buruh Internasional.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menyebut jumlah tersebut merupakan hasil dari proses transformasi dan integrasi sejumlah entitas perkebunan negara yang kini berada di bawah PalmCo.

Advertisement

“PalmCo hadir sebagai entitas bisnis sekaligus wadah bagi puluhan ribu tenaga kerja untuk berkarya,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (3/5/2026).

PalmCo terbentuk melalui integrasi sejumlah PTPN, yakni penggabungan PTPN V, VI, dan XIII ke dalam PTPN IV, serta pemisahan dari PTPN III (Persero).

Baca Juga  Profil Calon Ketua Umum PERADI Ahmad Fikri Assegaf

Saat ini, perusahaan mengelola sekitar 648.000 hektare lahan dengan dukungan 71 pabrik kelapa sawit yang tersebar dari Sumatera hingga Sulawesi.

Selain sektor kelapa sawit, perusahaan juga bergerak di komoditas lain seperti karet, kopi, dan teh, serta menjalin kemitraan dengan petani melalui berbagai skema kerja sama.

Menurut Jatmiko, peluang penyerapan tenaga kerja masih terbuka seiring pengembangan bisnis, khususnya pada sektor hilirisasi dan energi terbarukan.

“Pengembangan hilirisasi dan energi hijau akan membuka peluang kerja baru,” katanya.

Beberapa proyek hilirisasi yang dikembangkan mencakup produksi oleofood dan oleochemical, seperti margarin, cocoa butter equivalent (CBE), cocoa butter substitute (CBS), serta biodiesel terintegrasi.

Ia menjelaskan, pengembangan tersebut merupakan bagian dari upaya menuju model ekonomi sirkular, dengan memanfaatkan sumber daya secara efisien dan mengolah limbah menjadi produk bernilai tambah.

Baca Juga  Pemkab Boalemo Genjot Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan untuk Pekerja Informal

Salah satu proyek yang tengah berjalan berada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Sumatera Utara. Proyek ini diperkirakan menyerap sekitar 1.400 tenaga kerja pada tahap konstruksi dan ratusan tenaga kerja saat mulai beroperasi.

Selain membuka lapangan kerja, proyek tersebut juga mencakup peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan teknis dan pengembangan keahlian di bidang industri turunan sawit.

Manajemen menyebut, pengembangan hilirisasi juga sejalan dengan upaya mendukung ketahanan energi melalui biodiesel serta penguatan sektor industri berbasis sumber daya alam.

Perusahaan menyatakan akan terus mengembangkan bisnis dengan memperhatikan aspek penyerapan tenaga kerja dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia. (A18)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini