Toba, Sinata.id — Sebuah mobil bernomor polisi BB 1423 LK mengalami kecelakaan tunggal setelah terjun dari Jembatan Porsea pada Senin (23/3/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.
Insiden ini mengakibatkan lima penumpang mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan medis.
Peristiwa terjadi di ruas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Medan–Tarutung, tepatnya di kawasan bekas jembatan lama Sungai Asahan, Kelurahan Parparean III, Kabupaten Porsea.
Kendaraan yang datang dari arah Tarutung menuju Medan diduga tidak menyadari adanya palang penutup di jembatan lama, sehingga tetap melaju hingga akhirnya terjun ke aliran sungai.
Kanit Laka Polres Toba, Aipda R. Aritonang, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa kecelakaan melibatkan satu unit mobil dengan lima orang penumpang.
“Pengemudi diduga tidak memperhatikan palang penutup dan mengira terdapat dua jalur jembatan, sehingga kendaraan terjun ke Sungai Asahan,” ujarnya.
Mobil tersebut dikemudikan oleh AK (53), warga Desa Parsombaan, Kecamatan Lubuk Barumun, Kabupaten Padang Lawas. Bersama empat penumpang lainnya, korban segera dievakuasi oleh warga dan petugas sebelum dilarikan ke RSUD Porsea untuk mendapatkan perawatan.
Kelima korban yang mengalami luka-luka adalah:
AK (53): luka robek di bagian dalam mulut
M (46): benturan di kepala
NML (25): benturan di kepala
EFN (19): benturan di kepala dan patah tulang bahu kanan
S (12): luka gores pada kaki
Seluruh korban diketahui berasal dari Desa Parsombaan, Kecamatan Lubuk Barumun, Kabupaten Padang Lawas.
Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi kendaraan serta mengamankan barang bukti ke Mapolres Toba. Kondisi mobil dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah akibat terjun dari jembatan.
“Seluruh korban saat ini masih menjalani perawatan di RSUD Porsea, sementara kendaraan telah diamankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” tambah Aritonang.
Pihak kepolisian mengimbau para pengendara yang melintas di Jalinsum Medan–Tarutung agar lebih berhati-hati, terutama saat melintasi kawasan jembatan dan jalan dengan penerangan terbatas.
Kewaspadaan diperlukan guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa, khususnya pada malam hingga dini hari. (SN10)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini