Lampung, Sinata.id — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menuai sorotan. Kali ini keluhan datang dari orang tua siswa taman kanak-kanak di Rawajitu Timur, Tulang Bawang, Lampung, setelah distribusi makanan disebut datang terlambat hingga anak-anak sudah pulang sekolah.
Peristiwa itu viral di media sosial setelah seorang wali murid mengunggah video yang memperlihatkan situasi pembagian MBG di TK Dharma Wanita Dipasena Mulya. Dalam rekaman tersebut, orang tua siswa mengeluhkan keterlambatan pengiriman makanan dari dapur penyedia program.
Menurut narasi dalam video yang beredar, kegiatan belajar di sekolah tersebut berakhir sekitar pukul 09.30 WIB. Namun hingga waktu pulang tiba, paket MBG belum juga sampai ke lokasi sekolah.
Situasi itu membuat guru memutuskan memulangkan siswa terlebih dahulu. Orang tua kemudian diminta kembali lagi ke sekolah jika makanan telah tiba.
“Orang tua dan anak-anaknya itu dibubarkan lebih dulu kemudian diinstruksikan sama guru lagi kalau MBG sudah datang,” ujar perekam video dalam narasi yang ikut viral di media sosial, dikutip Minggu (15/3/2026).
Beberapa waktu kemudian, paket makanan akhirnya datang. Namun karena anak-anak sudah pulang, para wali murid harus kembali lagi ke sekolah untuk mengambil jatah MBG.
Kondisi tersebut memicu keluhan dari sejumlah orang tua siswa. Mereka menilai pembagian makanan yang terlambat justru menyulitkan, terutama bagi keluarga yang tinggal jauh dari sekolah.
“Menurutku kurang etis MBG dibagiin telat, apalagi lokasi rumah banyak yang jauh dan jalannya becek. Jadinya kerjaan dua kali,” kata salah satu wali murid dalam video yang beredar.
Selain orang tua, para guru juga disebut ikut terdampak. Mereka harus menunggu lebih lama di sekolah untuk memastikan seluruh siswa tetap mendapatkan paket makanan dari program pemerintah tersebut. [A58]









Jadilah yang pertama berkomentar di sini