Sydney, Sinata.id – Sebuah butik unik asal Australia, Rat Oddity Gizzard, menjadi perbincangan di media sosial setelah meluncurkan koleksi lingerie yang tidak biasa.
Produk tersebut menarik perhatian karena menggunakan tikus asli yang telah diawetkan sebagai ornamen utama pada bagian depan pakaian dalam.
Berdasarkan informasi yang beredar, pada Minggu (31/5/2026), koleksi tersebut hadir dalam berbagai model dan motif, mulai dari corak leopard, renda putih, hingga kombinasi warna merah muda dan hitam. Keunikan produk ini terletak pada penggunaan tikus awetan lengkap dengan ekornya yang dijadikan elemen dekoratif.
Produk tersebut diberi nama LingeRAT. Ide pembuatannya bermula pada Oktober tahun lalu ketika desainer utama Rat Oddity Gizzard mencoba menggabungkan seni taksidermi dengan desain pakaian. Hasil karyanya kemudian diunggah ke media sosial dan langsung menarik perhatian warganet.
Meski berbentuk lingerie, LingeRAT lebih diposisikan sebagai karya seni dan barang koleksi unik dibandingkan sebagai produk fesyen untuk penggunaan sehari-hari. Namun demikian, sejumlah kolektor barang antik dan penggemar karya seni eksentrik disebut tertarik untuk memilikinya.
Popularitas produk tersebut memicu berbagai reaksi di media sosial. Sebagian pengguna internet menilai konsep tersebut kreatif dan berbeda dari produk fesyen pada umumnya. Namun, tidak sedikit pula yang mengaku terkejut dan merasa kurang nyaman dengan penggunaan hewan awetan sebagai bagian dari desain pakaian.
Perdebatan publik semakin meningkat setelah diketahui bahwa produk tersebut benar-benar dipasarkan secara resmi. Satu unit LingeRAT dijual dengan harga sekitar 190 dolar Australia atau setara lebih dari Rp2 juta, tergantung nilai tukar mata uang.
Pihak Rat Oddity Gizzard menyatakan selalu terbuka mengenai asal-usul material yang digunakan dalam karya mereka. Terlepas dari pro dan kontra yang muncul, LingeRAT berhasil menjadi salah satu produk fesyen paling unik dan viral di media sosial dalam beberapa waktu terakhir.
Fenomena ini menunjukkan bagaimana industri fesyen alternatif terus menghadirkan inovasi yang tidak biasa untuk menarik perhatian pasar dan komunitas pecinta karya seni eksentrik di berbagai negara. (A02)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini