Batu Bara, Sinata.id – Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya foto dan narasi yang menyebut seorang warga binaan diduga membawa perempuan masuk ke dalam lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Labuhan Ruku pada Rabu (27/5/2026) malam.
Unggahan itu pun memicu berbagai spekulasi di tengah masyarakat, termasuk dugaan adanya peredaran narkoba hingga keterlibatan oknum tertentu di dalam lapas.
Menindaklanjuti informasi yang viral tersebut, Sinata.id, mencoba melakukan konfirmasi langsung kepada pihak Humas Lapas Labuhan Ruku Rizky Lubis melalui pesan WhatsApp pada Kamis (28/5/2026).
Dalam pesan konfirmasi itu, sejumlah pertanyaan penting dilayangkan kepada pihak lapas. Mulai dari kebenaran foto yang beredar, identitas pria bernama Sapri yang disebut sebagai warga binaan, dugaan masuknya perempuan ke dalam lapas, hingga isu vape berisi narkoba dan dugaan jaringan narkoba lintas negara.
Tak hanya itu, pihak media juga mempertanyakan apakah sudah dilakukan pemeriksaan internal, pengecekan CCTV, razia khusus, hingga kemungkinan adanya keterlibatan oknum petugas dalam kasus yang kini menjadi perhatian publik tersebut.
Namun hingga berita ini diterbitkan, pihak Humas Lapas Labuhan Ruku belum memberikan jawaban ataupun tanggapan resmi atas konfirmasi yang telah dikirimkan.
Sikap bungkam pihak lapas justru memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat. Pasalnya, isu yang beredar sudah menimbulkan keresahan publik dan menjadi perbincangan luas di media sosial.
Dalam narasi yang viral, disebut-sebut seorang warga binaan bernama Sapri diduga memiliki akses bebas di dalam lapas. Bahkan beredar tudingan terkait dugaan masuknya perempuan ke area tahanan dan peredaran vape yang diduga berisi narkoba.
Meski demikian, seluruh informasi yang beredar di media sosial tersebut masih belum dapat dipastikan kebenarannya dan masih membutuhkan klarifikasi resmi dari pihak terkait.
Masyarakat kini menunggu langkah tegas dari pihak Lapas Labuhan Ruku maupun instansi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk memberikan penjelasan terbuka agar polemik yang berkembang tidak semakin liar.
Sementara itu, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Lapas Labuhan Ruku terkait viralnya unggahan tersebut. (SN10)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini