Info Market CPO
🗓 Update: Senin, 4 Mei 2026 |15:05 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • FOB TDUKU • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO NGABANG • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15400 15297 (PAA) 15300 (AGM) 15415 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15400 15297 (PAA) 15300 (AGM) 15145 EUP ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
15198 (PRISCOLIN) 15097 (PAA) 15100 (AGM) 15215 PRISCOLIN ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14875 14589 (MNA) 14700 (PBI) 15065 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
14850 14589 (MNA) 14600 (PBI) 14965 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15035 14589 (MNA) 14700 (PBI) 15065 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • PRISCOLIN unggul pada FOB TDUKU
  • Segmen LOCO masih cenderung melemah dan belum merata
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Simalungun

Lansia di Landbouw Ngaku Tak Pernah Terima Susu PMT

lansia di landbouw ngaku tak pernah terima susu pmt
Lansia di Nagori Landbouw mengaku tak pernah terima susu. (foto: sinata/sawal)

Simalungun, Sinata.id – Lansia yang berada di Nagori Landbouw, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun mengaku selama tahun 2025 tak pernah menerima susu program Pemberian Makan Tambahan (PMT) dari pemerintah nagori.

Hal ini disampaikan lansia yang ditemui di Huta I, Nagori Landbouw, Senin, 03 November 2025. Sukarti (70) mengatakan bahwa selama ini tak pernah menerima bantuan susu.

Advertisement

“Dulu pernah dikasih, tapi tahun lalu. Seingatku dikasih sekali susu kotak, sekali dikasih susu kaleng yang encer kayak Susu Beruang itu,” ucapnya saat didampingi Narti dan Ameni lansia lainnya.

Baca juga: Pangulu Landbouw Diduga Tidak Salurkan Makanan Tambahan untuk Lansia

Ia menambahkan, susu yang diberikan susu merek Entrasol. Dan bila para lansia mengikuti kegiatan cek kesehatan di desa, mereka hanya diberikan roti Zebra harga seribuan.

Baca Juga  Penerima MBG di Simalungun Tembus 80 Ribu, 35 Dapur Beroperasi

“Kalau harga rotinya cuma seribuan sama Aqua gelas (air mineral, red). Kami sampai malas kalau datang ke kantor pangulu kalau di suruh cek kesehatan. Kalau cek kesehatan kami biasa dicek gula, tensi darah, cek pinggang, gitu-gitu lah,” ungkapnya kesal.

Kemudian, jurnalis Sinata.id mendatangi kios grosir penyedia susu untuk PMT Nagori Landbouw yang berjarak sekitar 1 kilometer dari Nagori Landbouw. Dari keterangan warga, Pangulu Landbouw telah mengambil stok susu hingga Bulan Desember mendatang dan belum dibayar kepada pemilik grosir.

Kios kelontong itu tertulis milik J Siregar. Kios yang berada di Jalan Lintas Siantar Perdagangan, tepatnya di Nagori Marihat Bandar terlihat ramai pembeli. Sayangnya, sang pemilik di tempat ketika Sinata.id mendatangi kios tersebut.

Baca Juga  Bupati Simalungun Ajukan Visi dan Misinya untuk Disahkan Menjadi Perda Rencana Pembangunan

Baca juga: Audit Inspektorat Simalungun Temukan Potensi Negara Merugi di BUMNag Landbouw

Dani (42) warga Landbouw mengatakan bahwa sampai saat ini masyarakat banyak yang kecewa dengan kinerja pangulu Landbouw ini. Hal ini karena banyaknya dugaan penyelewengan Dana Desa di nagori tersebut.

“Masyarakat kecewa karena selama ini pangulu tak terbuka ke masyarakat, plang informasi desa baru tahun ini dipasang. Itupun ketika kami ribut. Lalu, kerjaan rabat beton tahun ini masih kurang panjangnya,” ucapnya.

Pangulu Landbouw, Haidir Jailani ketika dihubungi via WhatsApp membantah adanya tudingan tersebut. Ia mengatakan bahwa selama ini program PMT berjalan sesuai dengan ketentuan.

“izin bang.. ketemu aja bang… besok bisa kita jumpa bang..data sama KPM itu… susu sudah di bayar sampai bulan desember bang… diambil ketika jadwal kegiatan posyandu banh,” tulisnya singkat ketika dikonfirmasi via WhatsApp. (SN11)

Baca Juga  161 Peserta Ikuti Rakor Program Makan Bergizi Gratis di Simalungun

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini