Taipei, Sinata.id – Seorang pria berusia 50-an di Taiwan meninggal dunia setelah diduga mengalami keracunan timbal akibat kebiasaan mengonsumsi kopi panas dari termos yang telah berkarat selama hampir dua dekade. Kasus tersebut terungkap setelah korban menjalani perawatan medis menyusul insiden kecelakaan lalu lintas ringan.
Media Taiwan, antara lain dilaporkan Mothership, menyebut pria itu sempat menabrak sebuah warung saat mengemudi dalam kondisi linglung. Dalam pemeriksaan awal, dokter tidak menemukan cedera fisik serius. Namun hasil evaluasi laboratorium menunjukkan korban mengalami anemia berat dan gangguan fungsi ginjal.
Pasien kemudian dirawat di bagian nefrologi untuk penanganan lebih lanjut. Selama masa perawatan, ia mengeluhkan kelelahan berkepanjangan serta gangguan pada indera pengecap, termasuk kesulitan merasakan rasa asin pada makanan.
Dari penelusuran riwayat kebiasaan sehari-hari, diketahui korban telah menggunakan termos lama untuk menyimpan dan meminum kopi panas setiap hari selama lebih dari 19 tahun. Bagian dalam termos dilaporkan dalam kondisi berkarat dan mengalami korosi, namun tetap digunakan.
Baca juga: Eric Dane Meninggal Dunia di Usia 53 Tahun Akibat ALS
Dokter yang menangani kasus tersebut menjelaskan bahwa lapisan dalam termos yang telah rusak berpotensi melepaskan partikel logam ke dalam cairan, terutama bila digunakan untuk menyimpan minuman panas dalam waktu lama. Paparan logam berat seperti timbal yang terakumulasi di dalam tubuh dapat berdampak pada sistem saraf dan fungsi ginjal.
Sekitar satu tahun setelah insiden kecelakaan tersebut, kondisi korban memburuk dan ia dinyatakan meninggal dunia. Otoritas medis setempat menduga paparan timbal jangka panjang menjadi faktor yang berkontribusi terhadap penurunan kesehatannya.
Kasus ini menjadi perhatian publik di Taiwan sebagai pengingat pentingnya memastikan kelayakan wadah minuman yang digunakan secara berulang, khususnya untuk cairan panas, guna mencegah risiko paparan zat berbahaya. (A58)









Jadilah yang pertama berkomentar di sini