Simalungun, Sinata.id – Wakil Ketua DPRD Simalungun, Jefra Hasudungan Manurung, menggelar kegiatan reses tahap kedua di Desa Bosar Galugur, Kecamatan Tanah Jawa, Senin (27/4/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri berbagai unsur, mulai dari perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), aparat kecamatan, kepolisian, TNI, tenaga kesehatan, hingga tokoh masyarakat dan ratusan warga setempat.
Kepala Desa Bosar Galugur, Pahotan Manurung, menyampaikan apresiasi atas kehadiran pimpinan legislatif tersebut di wilayahnya. Ia mengajak masyarakat memanfaatkan momen reses untuk menyampaikan aspirasi secara tertib dan konstruktif.
Hal serupa juga disampaikan tokoh masyarakat Nimrot Butar Butar yang mengaku bangga desanya menjadi lokasi reses. Ia berharap seluruh aspirasi warga dapat ditindaklanjuti dan direalisasikan.
Perwakilan Camat Tanah Jawa, Imelda Huta Gaol, bersama Kanit Intel Polsek Tanah Jawa, AKP J. Samosir, turut mengingatkan masyarakat agar menyampaikan usulan secara santun demi kelancaran jalannya kegiatan.
Pada kegiatan reses, Jefra mengapresiasi kehadiran masyarakat dan unsur pemerintah. Ia menegaskan bahwa forum reses menjadi ruang bagi warga untuk menyampaikan berbagai kebutuhan, termasuk yang berkaitan dengan layanan sosial, pendidikan, dan kesehatan.
Pada kesempatan itu, Jefra memastikan pembangunan infrastruktur jalan dari simpang rel menuju Dusun Demak Rambe akan direalisasikan pada tahun ini. Ia mengaku telah meninjau langsung kondisi jalan tersebut sebelum pelaksanaan reses.
Menanggapi keluhan terkait kelangkaan pupuk, Jefra menyatakan akan berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Kabupaten Simalungun.
Ia juga mengimbau warga untuk aktif memantau distribusi pupuk bersubsidi.
Sementara itu, terkait usulan pemekaran Desa Bosar Galugur, Jefra meminta pemerintah desa segera mengajukan surat resmi ke DPRD agar dapat diteruskan ke pemerintah kabupaten.
Pada sesi dialog, warga menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari persoalan pupuk langka, maraknya peredaran narkoba dan praktik perjudian, hingga kebutuhan alat pertanian dan sistem irigasi.
Bahkan, salah satu warga, Toga Sinaga, menyerahkan ulos sebagai bentuk doa dan harapan kepada Jefra.
Aspirasi lain juga disampaikan warga terkait rencana pemekaran desa yang dinilai penting untuk mendukung percepatan pembangunan di wilayah tersebut. (A18)









Jadilah yang pertama berkomentar di sini