Info Market CPO
🗓 Update: Selasa, 5 Mei 2026 |14:54 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • LOCO NGABANG • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15260 14693 14800 15275 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
15075 14693 14700 15175 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • Segmen LOCO masih dalam tekanan harga
  • Belum ada transaksi pada beberapa titik lokasi
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Nasional

Kepala BRIN Janji Perkuat Riset Lokal dan Nasional

presiden prabowo subianto melantik arif satria sebagai kepala badan riset dan inovasi nasional
Presiden Prabowo Subianto melantik Arif Satria sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional. dok Seskab

Jakarta, Sinata.id – Prabowo Subianto melantik Arif Satria sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025). Arif menyampaikan rasa syukur dan berjanji akan mengarahkan riset nasional sesuai dengan program prioritas Presiden Prabowo, terutama di bidang pangan, energi, dan air.

Arif menuturkan bahwa penugasan ini sangat selaras dengan pengalaman dan bidang yang selama ini ia geluti.

Advertisement

Dalam berbagai kesempatan komunikasi dengan Prabowo, termasuk pertemuan dengan rektor dan kegiatan Kementerian Pertahanan, Arif menangkap pesan kuat tentang pentingnya memperkuat riset dan inovasi sebagai motor penggerak kemajuan ekonomi Indonesia.

Menurutnya, riset dan inovasi menjadi kunci masa depan ekonomi nasional. Negara-negara dengan indeks inovasi tinggi biasanya juga menunjukkan tingkat kesejahteraan yang lebih baik.

Baca Juga  Iran Memanas, Indonesia Belum Terima Laporan Ancaman terhadap WNI

Karena itu, ia menyatakan perlunya peningkatan riset dan pengembangan (R&D) sebagai fondasi penting bagi kemajuan ekonomi Indonesia.

Di bawah kepemimpinan Arif, BRIN akan melakukan konsolidasi besar-besaran dalam ekosistem riset, memperkuat kolaborasi baik antar lembaga maupun dengan pemerintah daerah.

Penguatan riset di tingkat daerah menjadi fokus utama, dengan pendekatan berbasis kebutuhan lokal yang unik di setiap provinsi.

“Sains technopark di daerah akan menjadi pilar ekonomi lokal, sebagai jembatan antara riset dan industri,” jelas Arif.

Dia menambahkan, BRIN akan memprioritaskan riset yang berdampak nyata bagi masyarakat dan kebijakan publik, sesuai komitmen kuat Presiden Prabowo yang menjadikan riset dan inovasi sebagai pilar utama pembangunan ekonomi nasional.

Baca Juga  DPR RI Tegaskan, Guru Madrasah Lulus Passing Grade Harus Jadi Prioritas P3K

Arif menutup dengan keyakinan bahwa langkah strategis dan taktis BRIN akan mendukung visi Presiden dalam menjadikan riset dan inovasi sebagai penggerak utama kemajuan ekonomi bangsa. (*)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini