Sehari sebelumnya, Presiden Prabowo melakukan perombakan besar di tubuh BGN.
Dadan Hindayana dicopot dari jabatannya sebagai Kepala BGN dan digantikan oleh Nanik Sudaryati Deyang yang sebelumnya menjabat wakil kepala badan.
Selain itu, dua wakil kepala BGN, Sony Sonjaya dan Letjen (Purn) Lodewyk Pusung, juga diganti. Posisi tersebut kini diisi oleh Agustina Arumsari dan Mayjen Trenggono.
Pemerintah menjelaskan bahwa pergantian pimpinan dilakukan setelah evaluasi terhadap kinerja BGN selama sekitar satu setengah tahun terakhir.
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengatakan terdapat sejumlah catatan terkait prosedur operasional, tata kelola organisasi, serta pengawasan mutu makanan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menurut Prasetyo, kepemimpinan baru diharapkan mampu mempercepat perbaikan internal, memperkuat koordinasi dengan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah, serta memastikan program-program BGN berjalan lebih efektif.
Ia juga menegaskan bahwa pergantian pimpinan tidak akan mengganggu pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo.
Hingga berita ini ditulis, Kejaksaan Agung belum mengumumkan hasil penggeledahan maupun status hukum perkara yang sedang ditangani.
Publik masih menunggu penjelasan resmi terkait keterkaitan penggeledahan tersebut dengan dinamika yang terjadi di tubuh BGN. (A08/cna)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini