Info Market CPO
🗓 Update: Selasa, 5 Mei 2026 |14:54 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • LOCO NGABANG • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15260 14693 14800 15275 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
15075 14693 14700 15175 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • Segmen LOCO masih dalam tekanan harga
  • Belum ada transaksi pada beberapa titik lokasi
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Hukum & Peristiwa

Kantor Lurah Tapian Nauli II Tapteg Diduga Dibakar OTK, Sejumlah Dokumen Penting Hangus

kantor lurah tapian nauli ii tapteg diduga dibakar otk, sejumlah dokumen penting hangus
Kantor Kelurahan Tapian Nauli II di Kecamatan Tapian Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah, dilaporkan terbakar. (sinata)

Tapanuli Tengah, Sinata.id – Kantor Kelurahan Tapian Nauli II, Kecamatan Tapian Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), dilaporkan terbakar pada Kamis (30/4/2026) sekitar pukul 01.50 WIB.

Peristiwa tersebut diduga melibatkan orang tak dikenal (OTK).

Advertisement

Lurah Tapian Nauli II, Parulian Hutabarat, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa kebakaran tidak menghanguskan seluruh bangunan, namun sejumlah dokumen penting ikut terbakar.

“Saya menduga kebakaran ini bukan akibat arus pendek listrik. Namun, saya belum bisa memastikan apakah ada unsur kesengajaan,” ujarnya.

Parulian menjelaskan, ia mengetahui kejadian tersebut setelah menerima informasi dari kepala lingkungan sekitar pukul 02.00 WIB. Api kemudian berhasil dipadamkan secara swadaya oleh aparat kelurahan bersama warga.

Baca Juga  Korban Pembunuhan Cafe Lotta Siantar Dikenal Tulang Punggung Keluarga dan Bertanggung Jawab

“Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 02.00 WIB oleh aparat kelurahan dibantu masyarakat dengan peralatan seadanya,” katanya.

Akibat kejadian itu, sejumlah arsip penting ikut terbakar, termasuk dokumen administrasi seperti surat keterangan tidak mampu milik warga.

Terkait dugaan keterkaitan dengan persoalan bantuan jaminan hidup (jadup), Parulian menyatakan tidak ingin mengaitkan peristiwa tersebut dengan isu tersebut.

“Saya berharap kejadian ini tidak dikaitkan dengan persoalan bantuan,” tegasnya.

Meski demikian, ia mengakui sebelumnya sempat terjadi aksi protes warga di kantor lurah hingga ke Kantor Kecamatan Tapian Nauli terkait penyaluran bantuan jaminan hidup.

Saat ini, pihak kepolisian dari Polsek Kolang bersama Tim Inafis Polres Tapteng masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran. (SN18)

Baca Juga  Polisi Ungkap Pembunuhan Perempuan 20 Tahun di Asahan

 

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini