Info Market CPO
🗓 Update: Selasa, 5 Mei 2026 |14:54 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • LOCO NGABANG • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15260 14693 14800 15275 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
15075 14693 14700 15175 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • Segmen LOCO masih dalam tekanan harga
  • Belum ada transaksi pada beberapa titik lokasi
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Hukum & Peristiwa

Karyawan Kontraktor Dirampok di Jembatan Lae Renun Dairi, Uang Rp314 Juta Raib

karyawan kontraktor dirampok di jembatan lae renun dairi, uang rp314 juta raib
Korban dirawat di RSUD Sidikalang. (sinata)

Dairi, Sinata.id – Seorang karyawan kontraktor asal Palembang, Sumatera Selatan, bernama Wandaniel Girsang (24) menjadi korban perampokan di kawasan Jembatan Sungai Lae Renun, Sumbul Karo, Kecamatan Tigalingga, Kabupaten Dairi, Rabu (6/5/2026) sore.

Korban diketahui merupakan warga Desa Bukit Tinggi, Kecamatan Pegagan Hilir, Kabupaten Dairi.

Advertisement

Didampingi orang tuanya, Arlis Girsang (64), korban menceritakan peristiwa yang dialaminya saat ditemui di RSUD Sidikalang, Kamis (7/5/2026).

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka berat di bagian mulut, mata lebam dan bengkak, serta luka pada tangan dan kaki.

Korban menjelaskan, sekitar pukul 17.30 WIB, ia hendak pulang ke kampung halamannya dari Sidikalang dengan mengendarai sepeda motor RX King sambil membawa tas ransel berisi laptop dan uang tunai sebesar Rp314 juta.

Baca Juga  Dikonfirmasi Soal Judi, Kasat Reskrim Polres Pematangsiantar Blokir Nomor Wartawan

Saat tiba di lokasi kejadian, tepatnya di ujung Jembatan Lae Renun, kawasan Palding Jaya, Jalan Lintas Sumatera, korban tiba-tiba dicegat tiga orang pria yang menggunakan penutup wajah dan helm.

Korban sempat berusaha menghindar ke sisi jembatan yang merupakan jalan buntu. Namun, ketiga pelaku langsung mengejarnya dan menghantam wajah korban menggunakan balok kayu sebelum membawa kabur tas miliknya.

Setelah kejadian, korban berlari menuju permukiman warga di Sumbul Karo untuk meminta pertolongan. Warga kemudian membawa korban ke Puskesmas Tigalingga dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Arlis menambahkan bahwa sebelum kejadian, anaknya baru sekitar satu minggu pulang kampung dari Palembang.

Menurutnya, pada Selasa (5/5/2026) sekitar pukul 14.00 WIB, korban berangkat ke Sidikalang untuk urusan proyek dan membawa uang tunai sekitar Rp50 juta.

Baca Juga  Polisi Ungkap Pembunuhan Perempuan 20 Tahun di Asahan

“Karena urusannya belum selesai, anak saya menginap di salah satu hotel di Sidikalang,” paparnya.

Sementara itu, Kapolsek Tigalingga, IPTU Parlindungan Lumbantoruan, mengatakan kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan.

“Perkaranya masih dalam penyelidikan. Olah tempat kejadian perkara sudah dilakukan dan sepeda motor korban telah diamankan ke Polsek Tigalingga,” ujanya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Kamis (7/5/2026).

Pihak RSUD Sidikalang membenarkan korban mengalami luka robek di bibir atas dan lebam pada bagian kelopak mata. Korban merupakan pasien rujukan dari Puskesmas Tigalingga dan datang didampingi keluarganya.

Rencananya, korban akan dirujuk ke Kota Medan untuk menjalani pemeriksaan CT Scan lebih lanjut. (SN21)

 

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini