Info Market CPO
πŸ—“ Update: Senin, 4 Mei 2026 |15:05 WIB |Volume: 0.5K β€’ 0.3K β€’ 0.2K β€’DMI β€’ FOB TDUKU β€’ LOCO PARINDU β€’ LOCO KEMBAYAN β€’ LOCO NGABANG β€’ LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K Β· DMI
15400 15297 (PAA) 15300 (AGM) 15415 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K Β· DMI
15400 15297 (PAA) 15300 (AGM) 15145 EUP ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K Β· FOB TDUKU
15198 (PRISCOLIN) 15097 (PAA) 15100 (AGM) 15215 PRISCOLIN ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K Β· LOCO PARINDU
14875 14589 (MNA) 14700 (PBI) 15065 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K Β· LOCO KEMBAYAN
14850 14589 (MNA) 14600 (PBI) 14965 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K Β· LOCO NGABANG
15035 14589 (MNA) 14700 (PBI) 15065 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K Β· LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • PRISCOLIN unggul pada FOB TDUKU
  • Segmen LOCO masih cenderung melemah dan belum merata
πŸ‘₯Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Dunia

Johan Eliasch, Crazy Rich Swedia Borong 400 Ribu Hektar Amazon Demi Hentikan Deforestasi

johan eliasch, seorang crazy rich asal swedia membeli sekitar 400 ribu hektar hutan amazon untuk menghentikan penambangan ilegal.
Johan Eliasch. (Ist)

Sinata.id – Seorang konglomerat asal Swedia mengambil langkah ekstrem yang jarang dilakukan para pemilik modal global. Alih-alih menanamkan investasinya pada properti mewah atau industri ekstraktif, pria bernama Johan Eliasch justru membeli kawasan hutan Amazon seluas sekitar 400 ribu hektare demi menghentikan kerusakan alam.

Langkah itu dilakukan Eliasch sejak 2006, ketika ia mengakuisisi bentangan hutan hujan tropis di Brasil yang luasnya hampir setara dengan wilayah metropolitan London.

Advertisement

Kawasan tersebut kini berada di bawah perlindungan penuh, tertutup dari segala bentuk penebangan, pertambangan, maupun aktivitas ilegal lainnya.

Keputusan tersebut bukan sebatas simbol kepedulian.

Informasi dihimpun pada Kamis (11/12/2025), Eliasch membentuk sistem pengamanan khusus, termasuk tim pengawas lapangan yang secara aktif mencegah masuknya penambang liar dan pelaku deforestasi.

Baca Juga  Jepang Tetapkan Status Epidemi Flu Akibat Lonjakan Kasus Dini

Pilihan Editor:Β Netizen Ungkap Angka Janggal Anggaran Bantuan Kementan, Harga Beras dan Biaya β€˜Lain-Lain’ Rp6,8 Miliar

Warga yang mencoba merusak kawasan dilaporkan langsung diusir demi menjaga keutuhan ekosistem.

Bagi Eliasch, model industri kehutanan yang menebang pohon lalu menanam kembali demi keuntungan ekonomi adalah pendekatan yang keliru.

Ia menilai hutan bukan komoditas dagang, melainkan penyangga kehidupan global yang tidak tergantikan.

Prinsip itulah yang mendorongnya bertindak jauh melampaui kepentingan bisnis.

Menariknya, Eliasch disebut tidak pernah menganggap hutan Amazon itu sebagai milik pribadi.

Ia memandang langkah tersebut sebagai bentuk tanggung jawab moral manusia terhadap bumi.

Dalam pandangannya, kekayaan seharusnya memiliki fungsi sosial, terutama untuk mencegah kehancuran yang berdampak lintas generasi.

Baca Juga  El Mencho Tewas Ditembak Militer, CJNG Mengamuk dan Bakar Meksiko

Baca Juga:Β Niat Nikahkan Anak Justru Ricuh, Ayah Wanita Naik Pitam Usir Calon Besan

Keputusan tersebut bahkan membawa konsekuensi serius.

Eliasch dikabarkan merampingkan bisnisnya, termasuk mengambil keputusan sulit terhadap tenaga kerja, demi memastikan dana perlindungan hutan tetap berkelanjutan.

Sebuah pilihan yang ia sadari dampaknya tidak hanya lokal, tetapi global.

Kini, kawasan hutan yang dibelinya tetap berdiri utuh, dijaga ketat dari pembalakan liar.

Di tengah laju deforestasi Amazon yang terus mengkhawatirkan, langkah seorang pengusaha dari Eropa ini menjadi potret langka, ketika kekayaan tidak digunakan untuk mengeksploitasi alam, melainkan untuk menyelamatkannya. [a46]

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini