Info Market CPO
🗓 Update: Selasa, 5 Mei 2026 |14:54 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • LOCO NGABANG • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15260 14693 14800 15275 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
15075 14693 14700 15175 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • Segmen LOCO masih dalam tekanan harga
  • Belum ada transaksi pada beberapa titik lokasi
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Dunia

Jelang Kongres Partai, Kim Jong Un Pamer 50 Peluncur Rudal Baru

pemimpin korea utara kim jong un menampilkan puluhan peluncur roket 600 mm menjelang kongres partai buruh. unjuk kekuatan ini memicu perhatian dunia internasional.
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menampilkan puluhan peluncur roket 600 mm menjelang Kongres Partai Buruh. Unjuk kekuatan ini memicu perhatian dunia internasional. (Al Jazeera)

Pyongyang, Sinata.id — Menjelang digelarnya Kongres Kesembilan Partai Buruh Korea Utara, pemimpin negara Korea Utara, Kim Jong Un, memerintahkan pamer kekuatan militer secara spektakuler yang menarik perhatian dunia. Dalam sebuah upacara yang dihadiri para komandan militer dan pejabat tinggi negara di ibu kota Pyongyang, puluhan peluncur roket rakitan terbaru diposisikan rapi sebagai simbol kekuatan yang siap ditampilkan di panggung politik besar negara itu.

Acara ini berlangsung Rabu (18/2/2026), beberapa hari sebelum kongres partai yang hanya digelar sekali setiap lima tahun, di mana arah kebijakan besar Korea Utara akan diputuskan untuk periode berikutnya. Dalam kesempatan ini, sekitar 50 unit peluncur roket multi-laras kaliber 600 mm diperlihatkan kepada publik, lengkap dengan klaim kemampuan teknologi pemandu dan kecerdasan buatan, yang menurut pimpinan Korut setara dengan rudal balistik presisi tinggi.

Advertisement

“Ini adalah senjata yang paling kuat dan strategis di dunia, layak melaksanakan misi khusus,” ujar Kim Jong Un di hadapan barisan sistem persenjataan baru tersebut, seperti dilaporkan media resmi Korut, dikutip Kamis (19/2/2026).

Baca Juga  Korea Utara Pasang Badan untuk Iran, Sebut AS Bertindak Seperti “Gangster”

Baca Juga: Rusia Minta AS Tak Bermain Api Lawan Iran

Foto-foto resmi yang disebarkan negara memperlihatkan Kim mengenakan jaket kulit hitam, berdiri di dekat peluncur roket dan mengawasi jajaran kendaraan militer yang terparkir di lapangan. Aksi ini tidak hanya sekadar unjuk senjata, tetapi juga bagian dari upaya rezim memperkokoh citra kekuatan jelang agenda politik nasional yang sangat penting tersebut.

Para analis menilai bahwa pameran militer ini sarat makna politik. Kongres Partai Buruh bukan hanya forum rutin peninjauan capaian lima tahun terakhir, tetapi juga momentum penegasan doktrin pertahanan negara dan arah kebijakan luar negeri, termasuk soal pengembangan senjata nuklir dan sistem pencegah ancaman asing.

Baca Juga  Bennett dan Lapid Bersatu Lawan Netanyahu, Peta Politik Israel Berubah

Sebelumnya, hubungan Pyongyang dengan negara tetangga, khususnya Korea Selatan, telah memburuk tajam sejak penghentian pembicaraan damai bertahun-tahun lalu. Unjuk kekuatan ini dipandang sebagian pengamat sebagai bentuk peringatan tegas sekaligus sinyal bahwa rezim tidak akan mundur dari ambisinya memperkuat kemampuan militer.

Tak hanya soal rudal, persiapan kongres juga mencakup agenda domestik lain, termasuk pembangunan perumahan untuk keluarga tentara yang gugur dalam konflik luar negeri, langkah yang kerap disebut untuk memperkuat loyalitas internal.

Kongres Partai Buruh ke-9 diperkirakan akan menjadi panggung utama bagi Kim Jong Un untuk menetapkan prioritas nasional, termasuk strategi pertahanan, kebijakan ekonomi, serta kemungkinan perubahan dalam struktur kekuasaan tertinggi negara. [a46]

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini