Info Market CPO
πŸ—“ Update: Senin, 4 Mei 2026 |15:05 WIB |Volume: 0.5K β€’ 0.3K β€’ 0.2K β€’DMI β€’ FOB TDUKU β€’ LOCO PARINDU β€’ LOCO KEMBAYAN β€’ LOCO NGABANG β€’ LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K Β· DMI
15400 15297 (PAA) 15300 (AGM) 15415 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K Β· DMI
15400 15297 (PAA) 15300 (AGM) 15145 EUP ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K Β· FOB TDUKU
15198 (PRISCOLIN) 15097 (PAA) 15100 (AGM) 15215 PRISCOLIN ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K Β· LOCO PARINDU
14875 14589 (MNA) 14700 (PBI) 15065 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K Β· LOCO KEMBAYAN
14850 14589 (MNA) 14600 (PBI) 14965 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K Β· LOCO NGABANG
15035 14589 (MNA) 14700 (PBI) 15065 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K Β· LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • PRISCOLIN unggul pada FOB TDUKU
  • Segmen LOCO masih cenderung melemah dan belum merata
πŸ‘₯Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Hiburan

Jangan Tertipu, Ini Cara Mengenali Kurma Tunisia Asli di Pasaran

jangan tertipu, ini cara mengenali kurma tunisia asli di pasaran
Kurma

Jakarta, Sinata.id – Kurma menjadi salah satu hidangan yang paling banyak dicari saat waktu berbuka puasa. Di antara beragam jenis yang beredar di pasaran Indonesia, kurma asal Tunisia termasuk yang kerap dipilih karena rasanya yang manis dan teksturnya lembut. Namun di balik popularitasnya, konsumen diingatkan untuk lebih teliti saat membeli karena beredar pula produk yang kualitasnya menurun atau diduga tidak asli.

Kurma Tunisia, khususnya varietas deglet nour, dikenal memiliki ciri khas warna cokelat muda hingga keemasan dengan tampilan yang relatif seragam. Permukaan buah biasanya terlihat halus dan mengilap secara alami. Dagingnya pun tampak sedikit transparan ketika terkena cahaya, sehingga sering dijuluki sebagai β€œqueen of dates”.

Advertisement

Meski demikian, tidak semua kurma yang dipasarkan dengan label Tunisia memiliki kualitas yang sama. Beberapa produk dilaporkan dicampur dengan pemanis tambahan, disimpan terlalu lama, atau bahkan diberi lapisan sirup agar tampak lebih menarik. Kondisi tersebut membuat konsumen perlu memahami sejumlah indikator sederhana untuk mengenali kurma yang masih baik dikonsumsi.

Baca Juga  Begini Cara Olah Usus Ayam agar Tak Bau Amis

Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah memperhatikan warna dan tampilan fisik buah. Kurma Tunisia asli umumnya berwarna cokelat muda hingga keemasan dengan permukaan yang bersih dan tidak terlalu lengket. Jika warna tampak terlalu gelap, tidak merata, atau terlihat seperti dilapisi cairan gula, konsumen disarankan untuk lebih waspada.

Baca:Β Waspada Kurma Tak Layak Konsumsi? Simak 5 Tanda Ini Sebelum Membeli

Tekstur juga menjadi penanda penting. Kurma berkualitas biasanya terasa lembut dan lentur ketika ditekan secara perlahan. Sebaliknya, buah yang terasa terlalu keras dapat menandakan masa penyimpanan yang sudah lama. Sementara kurma yang terlalu lembek dan meninggalkan cairan kental di tangan dapat mengindikasikan adanya tambahan pemanis.

Baca Juga  Minum Air Putih Tiap 2 Jam Cegah Risiko Batu Ginjal

Aroma buah juga dapat membantu menilai kualitasnya. Kurma yang masih segar umumnya mengeluarkan wangi manis alami yang ringan. Jika muncul bau asam, apek, atau menyengat, kemungkinan buah telah mengalami fermentasi atau disimpan dalam kondisi yang kurang baik.

Selain itu, rasa manis kurma Tunisia cenderung ringan dan tidak meninggalkan sensasi berlebihan di tenggorokan. Produk yang terasa terlalu manis dan lengket kerap dicurigai mengandung tambahan gula cair.

Pemeriksaan juga dapat dilakukan melalui kemasan produk. Kurma impor biasanya mencantumkan informasi negara asal, tanggal kedaluwarsa, serta data distribusi. Produk yang dijual tanpa label jelas atau dalam kemasan sederhana berisiko memiliki kualitas yang tidak terjamin.

Baca Juga  Minum Air Rendaman Nanas Jadi Alternatif Penguat Imun

Dengan mengenali ciri-ciri tersebut, konsumen diharapkan dapat lebih cermat memilih kurma yang aman dan berkualitas, terutama saat permintaan meningkat selama bulan Ramadan. (A58)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini