Sementara minyak goreng dan bawang merah masing-masing menyumbang 0,04 persen. Adapun tomat dan beras memberikan andil sebesar 0,03 persen dan 0,02 persen.
Selain sektor pangan, kelompok transportasi turut memberikan kontribusi terhadap inflasi bulanan dengan andil 0,07 persen dan tingkat inflasi 0,61 persen.
Kenaikan harga bensin dan tarif angkutan udara menjadi faktor utama pendorong inflasi pada kelompok tersebut.
Berdasarkan wilayah, inflasi bulanan terjadi di 31 provinsi, sedangkan tujuh provinsi mengalami deflasi.
Inflasi tertinggi tercatat di Maluku sebesar 0,93 persen. Sebaliknya, deflasi terdalam terjadi di Gorontalo yang mencapai 0,96 persen.
Data BPS menunjukkan tekanan harga pada komoditas pangan dan perawatan pribadi masih menjadi faktor utama yang memengaruhi laju inflasi nasional sepanjang Mei 2026. (A08)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini